Peduli Kesehatan Wanita, Perhutani Gelar Talkshow Road to Zero HPV untuk Srikandi Perhutani

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 28 November 2023 | 11:00 WIB
Acara talkshow Srikandi Perhutani Road to Zero HPV digelar secara hybrid pada Jumat (24/11/2023) lalu. (perhutani.co.id)
Acara talkshow Srikandi Perhutani Road to Zero HPV digelar secara hybrid pada Jumat (24/11/2023) lalu. (perhutani.co.id)

"Dan bagi Srikandi Perhutani yang hadir secara offline maupun online, saya harap dapat memanfaatkan acara ini sebaik mungkin untuk mendapatkan informasi penting sebanyak mungkin yang dapat disampaikan kepada anak-anak kita, teman maupun saudara perempuan kita untuk menjaga Kesehatan terutama bahaya kanker serviks,” jelasnya.

Baca Juga: Perhutani Salurkan Bantuan 1.500 Bibit Tanaman Buah di Program Penanaman Sejuta Pohon Bersama Pemkab Garut

Sementara itu, Ema Ismariana menuturkan bahwa acara Road to Zero HPV merupakan kelanjutan dari program Srikandi BUMN yang diresmikan di Bandung.

Ia mengungkap pentingnya kesehatan wanita yang terkait dengan masalah kewanitaan terutama risiko kanker serviks yang cukup tinggi.

“Kami berharap kepada Srikandi Perhutani Group baik yang ada di Perhutani, Anak Perusahaan dan Dana Pensiun dapat peduli dengan kesehatannya.

Baca Juga: Penuhi Air Bersih Masyarakat, Perhutani Pasang Pipa Instalasi dari Sumber Mata Air Cumpleng di Desa Sambong

"Oleh karena itu, hari ini kami datangkan narasumber Dokter Spesialis Kandungan yang juga Host dari program DR OZ Indonesia yaitu dr. Boy Abidin SpOG (K) dan dr. Nida Amelia Hashifah dari Bio Farma untuk memberikan pencerahan pentingnya pengetahuan tentang Kanker Serviks,” ujarnya.

Dalam sesi talkshow, dr. Boy Abidin SpOG (K) turut menyampaikan bahaya kanker serviks.

Dimana penyakit ini masuk ke dalam peringkat 10 besar kanker yang menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia untuk semua usia pada 2020.

Baca Juga: Dorong Keterlibatan Masyarakat, Perhutani Serahkan Bantuan Peralatan Pengendalian Karhutla di Kuningan

Sementara menurut data Global Cancer Observatory, kanker serviks menempati posisi kedua untuk penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan data, lebih dari 80 wanita terdiagnosis kanker serviks.

Bahkan, setiap 120 menit ada 2 wanita Indonesia yang meninggal dunia akibat kanker serviks.

Baca Juga: Konsisten Imlementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Perhutani Kembali Terima Sertifikat ISO 37001:2016

Boy Abidin memaparkan ada empat cara efektif untuk mencegah kanker serviks.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: Perhutani.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini