Kabar BUMN - Perwira PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) Mohamad Husni Mubarok berhasil menginisiasi grand design pengembangan alat portabel yang dapat mengintegrasikan sensor pengukuran dan mendigitalisasi data production testing secara real-time.
Diberi nama Geoflowtest, alat ini mampu mengakuisisi, menghitung, merekam, dan mengirimkan data uji produksi ke server secara real-time yang disajikan pada dashboard khusus yang dapat diakses dari manapun melalui web-based server access.
Teknologi Geoflowtest ini sudah diuji pada 15 sampai 21 November lalu di salah satu sumur Area Ulubelu.
Baca Juga: PGE Catatkan Laba Kuartal III 2023 yang Melampaui Laba Penuh Tahun 2022
Husni yang menjabat sebagai Manager Production and Operational Excellence PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menjelaskan, (saat pengujian) respons alat ini juga terbukti berjalan dengan baik.
“Hal ini terlihat dengan sensitifnya perubahan hasil kalkulasi ketika terjadi manuver valve di kepala sumur sehingga nilainya lebih merepresentasikan kondisi real-time,” katanya.
Dalam industri panas bumi, uji produksi (production testing) menjadi suatu tahapan yang penting untuk mengkonfirmasi karakteristik, performa, serta kapasitas sumur.
Baca Juga: PGE Aktif Bantu Padamkan Kebakaran di Gunung Papandayan
Selama ini, akuisisi data dari production testing sumur panas bumi dilakukan secara konvensional, di mana data yang diperoleh dari beberapa sensor di rekam dan di catat secara manual dalam durasi pengambilan data yang tidak seragam selama masa uji sumur berlangsung.
“Melalui inovasi ini tentu saja diharapkan mampu merevolusi industri panas bumi. Sehingga mampu mencapai nilai akurasi dan presisi hasil production testing sumur panas bumi sesuai standar yang ada,” ujar Husni.
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Julfi Hadi mengapresiasi serta mendukung terobosan teknologi ini.
Baca Juga: Pertama di Dunia, Terobosan Teknologi Geotermal Perwira PGE Kantongi Paten Dari Amerika Serikat
Menurutnya, teknologi yang dikembangkan perwira PGE ini menjadi hasil yang positif bagi kemajuan industri panas bumi di dunia, khususnya Indonesia. “Kami optimis inovasi ini kami dapat terus berkembang dan memberikan dampak bagi industri panas bumi di dunia," tuturnya.
Husni berhasil merealisasikan pengembangan teknologi Geoflowtest bersama tim Production & Operation Excellence (POE) dan Reservoir Pertamina Geothermal Energy.
Artikel Terkait
Sukses Terapkan O&M, GDE Benchmarking ke PGE
Pencatatan Perdana Saham PGE, Targetkan Rp9 Triliun Investasi Energi Hijau
Izin Eksplorasi Panas Bumi PGE di Seulawah Agam Diperpanjang