Kuala Kencana, Kota Modern Pertama di Tengah Hutan yang Didirikan PT Freeport Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 7 Desember 2023 | 17:00 WIB
Kuala Kencana, kota modern pertama di tengah hutan yang didirikan PT Freeport Indonesia. (DOK. PTFI)
Kuala Kencana, kota modern pertama di tengah hutan yang didirikan PT Freeport Indonesia. (DOK. PTFI)

 

Kabar BUMN - 5 Desember 1995, PT Freeport Indonesia (PTFI) mendirikan Kota Kuala Kencana di area seluas 17.078 hektar di area Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kini Kuala Kencana yang didirikan untuk mendukung operasional perusahaan serta mendukung perkembangan kota Timika ini bertransformasi menjadi kota modern pertama di Indonesia yang dibangun di tengah hutan tropis.

Kehadiran Kuala Kencana yang dibangun dengan konsep “kota berwawasan lingkungan” ini memberikan nuansa yang berbeda bagi warga Mimika.

Baca Juga: Dukung Upaya Pemerintah Selamatkan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, PT Freeport Indonesia Berikan 20.000 Bibit Bambu

Kuala Kencana dibangun dengan suasana alam dibangun yang terjaga rapi. Tidak ada kabel-kabel dan tiang listrik yang malang melintang, semua tertanam dengan rapi di bawah tanah.

Di kiri-kanan jalan nampak pepohonan yang menjadi bagian asli dari hutan tropis. Flora dan fauna diperlakukan sebagai aset kota yang sangat berharga. Keragaman hayati ini dijaga warga sekitar dan diawasi dengan ketat oleh petugas khusus.

Di pusat kota, terdapat gedung perkantoran, fasilitas umum dan sosial, serta tempat ibadah. Di tengah pusat kota, sebuah patung rancangan Nyoman Nuarta yang menjadi icon kota Kuala Kencana berdiri gagah di tengah alun-alun.

Baca Juga: Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur, Presdir Freeport Indonesia: Ini Diuntungkan Adanya Berbagai Proyek atau Industri

Tidak hanya warga yang bermukim di Kuala Kencana, warga Timika pun dapat ikut menikmati dan merasakan manfaat dari kehadiran kota ini.

General Superintendent Facilities Management PTFI Samsul Arifin menjelaskan, kota Kuala Kencana senantiasa memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan Timika sejak didirikan hingga memasuki usia 28 tahun.

Salah satu kontribusi nyata kota Kuala Kencana bagi masyarakat Kabupaten Mimika adalah kehadiran Instalasi Pengolahan Air atau Water Treatment Plant (WTP) yang diresmikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng pada Oktober 2023 lalu sebagai upaya menyediakan sarana air bersih untuk masyarakat Timika.

Baca Juga: Freeport Indonesia Borong 5 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Kuala Kencana dibangun dengan suasana alamKuala Kencana dibangun yang terjaga rapi. Tidak ada kabel-kabel dan tiang listrik yang malang melintang, semua tertanam dengan rapi di bawah tanah. (DOK. PTFI)

WTP senilai USD 10 juta dolar AS atau IDR 150 miliar rupiah tersebut merupakan kerja sama PTFI dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini