Kabar BUMN – Dalam mewujudkan visi menjadi pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan berkelas dunia, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelaksanaan Accelerated Leadership Program for Pelindo (ALPI).
Program ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pelindo untuk meningkatkan daya saing di kancah internasional.
Individual Corporate Journey for Pelindo, Action Learning Project, dan Executive Development Workshop merupakan pilar utama dari ALPI ini.
Baca Juga: HUT Ke-66 Pertamina: Tiga Strategi Rencana Jangka Panjang yang Dilakukan
Dalam penyelenggaraan Executive Development Workshop, Pelindo bekerja sama dengan Business School seperti University of Los Angeles (UCLA), Melbourne Business School (MBS), dan Singapore Management University (SMU).
Di samping itu, ALPI juga memberikan kesempatan bagi para pekerja Pelindo yang 54% adalah milenial untuk mendapatkan Global Exposure dengan melakukan apprenticeship di antaranya PSA International, Glico Thailand, Johor Port dan di perusahaan bertaraf internasional lainnya seperti Toyota Motor Corporation, Sumitomo Wiring System, Invenio Australia.
Dalam menjalankan aktivitas-aktivitas dari program tersebut pekerja Pelindo juga dibekali dengan mentoring bersama para pakar yaitu Dr. H. Tanri Abeng, MBA, Prof. Dr. Dahlan Iskan, Prof. Dr. Djokosantoso Moeljono, dan Ir. Hasnul Suhaimi, MBA.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Mulyono menyatakan bahwa ALPI adalah metode yang efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia.
Program ini dapat melatih kemampuan kepemimpinan dan manajerial pekerja Pelindo melalui berbagai metode dan aktivitas. Mereka dituntut untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan program ini untuk kemudian dapat mereka aplikasikan dalam proses bisnis perusahaan.
“Korelasi antara karakter, skill, dan keberlanjutan perusahaan sangat bergantung pada sumber daya manusia. Karakter sumber daya manusia adalah landasan yang perlu dilatih untuk mengembangkan bahkan menciptakan keahlian baru agar dapat membantu regenerasi perusahaan,” tambah Ali.
Baca Juga: KAI Hadirkan Promo 12.12! Naik Kereta Api Cuma Bayar 80% Aja, Simak Syaratnya
ALPI yang digagas sejak tahun 2020 sebelum Pelindo merger telah memperlihatkan hasil yang positif dengan adanya pertumbuhan positif pada kinerja dan produktivitas di sejumlah lini bisnis kepelabuhanan yang diperkirakan akan terus naik di penghujung tahun ini.
Terhitung sejak tahun 2020, sebanyak 146 pekerja mengikuti program ALPI ini dengan komposisi di antaranya sebanyak 27 orang berasal dari pekerja perempuan dan 19 orang berasal dari pekerja milenial di bawah 35 tahun.
Artikel Terkait
Bersama PFN, Nuon Dukung Geliat Industri Perfilman Indonesia Lewat IFFa (Indonesia Film Facilitation)
6 Hidangan Natal Khas Indonesia yang Dipengaruhi Menu Makanan dari Belanda
Jelang Hari Natal, Ayo Kunjungi Gereja-gereja Tertua di Jakarta, Ada yang Didirikan di Abad 16
PT Berdikari Kembali Buka Lowongan Magang, Mahasiswa S1 dari Jurusan Ini Bisa Apply Posisi Tax Intern
Naik Jadi Moveable Bridge, Dermaga IV Gilimanuk Siap Beroperasi Layani Nataru 2023/2024