Selain Damri, ada juga shuttle bus dengan tujuan area Sumareccon.
Eva menyampaikan, “Kami akan terus mengoptimalkan dan meningkatkan pelayanan termasuk untuk menambah layanan integrasi moda. Kami juga terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak agar layanan pada penumpang menjadi lebih optimal.”
Ia menyebut, saat ini KCIC akan mengoptimalkan keberadaan Stasiun yang telah tersedia untuk masyarakat yang ingin menuju Bandung dari Jakarta dan sebaliknya.
Jika terdapat wacana penambahan stasiun pelayanan baru, maka perlu melalui berbagai tahapan. Untuk melakukan pembangunan stasiun baru, diperlukan proses perizinan dan persetujuan dari Kementerian Perhubungan.
Baca Juga: PLN Gelar Startup Day, Dorong Inovasi dan Pengembangan Usaha Produktif Era Digital
Namun pada prinsipnya, KCIC mendukung semua program pengembangan yang akan dilakukan untuk peningkatan layanan Kereta Cepat Whoosh dan tetap terbuka untuk membahas kerjasama dengan berbagai pihak jika ada usulan atau rencana untuk melakukan pembangunan stasiun baru.
“KCIC akan terus mengembangkan stasiun yang ada khususnya dari sisi aksesibilitas dan integrasi antarmoda. Optimalisasi juga akan dilakukan baik dari sisi operasi, pelayanan kepada penumpang, hingga pemanfaatan kawasan di sekitar stasiun untuk mendukung kelangsungan Kereta Cepat Whoosh,” tutup Eva.***
Artikel Terkait
KCIC Gelar Lomba Fotografi Bertajuk 'Whoosh dalam Lensa', Pemenang Juara 1 Dapat Uang Tunai Rp3,5 Juta Plus Miniatur Whoosh dan Sertifikat
Whoosh dalam Lensa, Tajuk Lomba Fotografi yang Digelar KCIC Bersama Kereta Anak Bangsa, Yuk Ikutan!
KCIC Berkolaborasi dengan Bank dalam Negeri untuk Lakukan Transaksi Keuangan di Indonesia
Dapatkan Hadiah Uang Tunai Plus Sertifikat dan Miniatur Whoosh dengan Mengikuti Lomba Fotografi dari KCIC, Ini Syaratnya
KCIC Fasilitasi 100 Anggota Komunitas Disabilitas Naik Kereta Cepat Whoosh, Jadi Bukti Moda Transportasi yang Ramah untuk Semua Kalangan