PUSRI Dorong Peningkatan UMKM di Kota Palembang dan Sekitarnya hingga Ratusan Juta Rupiah

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Jumat, 5 Januari 2024 | 21:30 WIB
PUSRI Dorong Peningkatan UMKM di Kota Palembang dan Sekitarnya hingga Ratusan Juta Rupiah (Jennaira)
PUSRI Dorong Peningkatan UMKM di Kota Palembang dan Sekitarnya hingga Ratusan Juta Rupiah (Jennaira)

 

Kabar BUMN - PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) membentuk Rumah BUMN Sumsel.

Dibentuknya Rumah BUMN ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam melakukan peran Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) khususnya dalam pengembangan UMKM di Kota Palembang dan sekitarnya agar dapat terus tumbuh.

Rumah BUMN merupakan salah satu program dari Kementerian BUMN yang bertujuan untuk membina UMKM dan Basecamp Millenials.

Adapun program-program unggulan dari Rumah BUMN Sumsel mulai dari Pelatihan, Pendampingan, Pemasaran dan Bantuan Pengembangan Usaha.

VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini mengungkapkan selama pengelolaannya pada tahun 2023, Rumah BUMN Sumsel telah memberikan manfaat kepada UMKM yang ada di Kota Palembang dan sekitarnya khususnya dalam peningkatan kapasitas dan kapabilitas usaha.

Hal ini berdasarkan hasil perhitungan Social Return of Investment (SRoI) yang telah dilakukan oleh PSPMK Universitas Sriwijaya yang menunjukkan nilai 2,33.

Baca Juga: Pertamina Dorong Partnership PGN dan Patra Jasa untuk Percepat Target Pembangunan 633 Ribu Jargas di Tahun 2024

Yang berarti bahwa setiap Rp 1 yang diinvestasikan PUSRI ke Rumah BUMN Sumsel akan menghasilkan benefit sebesar Rp 2,33.

Dalam pengukuran SRoI ini, nilai investasi yang dikeluarkan PT PUSRI Palembang sebesar Rp. 431.169.639 dan memberikan total impact sebesar Rp 1.005.658.106.

Hasil pengukuran SRoI ini di dapat dari mengukur aspek-aspek menyeluruh program yang telah dijalankan Rumah BUMN Sumsel, meliputi aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Selama tahun 2023 Pusri melalui Rumah BUMN Sumsel telah memberikan peningkatan pendapatan kepada UMKM Binaan sebesar Rp 372.964.375 dalam 26 kali pameran baik skala lokal maupun Internasional”, ungkap Alde.

“Selain itu, telah terlaksana sebanyak 30 kali pelatihan dengan 1.061 peserta dari UMKM baik yang menjadi anggota Binaan maupun tidak”, ungkap Alde.

Saat ini ada 1023 UMKM yang telah terdaftar sebagai Anggota Binaan Rumah BUMN Sumsel dan lebih dari 50 orang Gen Z yang telah terdampak dari program RBS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Terkini