Di sisi lain, mewakili manajemen SKK Migas Kalsul, Sumaryana, menyampaikan apresiasi kepada PHKT atas pencapaian nihil kecelakaan kerja.
Ia berharap PHKT selaku terminal operasi dan JOA operator untuk melakukan optimisasi lifting, baik dalam frekuensi dan volume.
Dengan demikian, pencapaian target lifting migas bisa maksimal.
Sementara itu, Superintendent Binto Iskandar Tobing memaparkan pencapaian nihil kecelakaan kerja (zero incident) di Terminal Santan lebih dari 3,6 juta jam selamat.
Baca Juga: Pertamina NRE Catatkan Kinerja Operasional Naik Signifikan Sepanjang 2023
Angka tersebut terhitung sejak Terminal Santan beroperasi pada 25 Oktober 2018 hingga Desember 2023.
“Alhamdulillah, Terminal Santan berhasil meraih Juara 2 pada Ajang Penghargaan Loss Control Summit dalam kategori Terminal Operasi/Marine Terminal Terbaik Subholding Upstream tahun 2023 yang diberikan oleh Pertamina (Persero),” tambahnya.
Selain kinerja keselamatan, PHKT berhasil memperoleh pengakuan KLHK atas kinerja pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Pertamina Apresiasi Pembayaran Dana Kompensasi BBM oleh Pemerintah
Hal itu didukung dengan diterimanya dua PROPER Emas, yaitu di Lapangan Daerah Operasi Bagian Selatan (DOBS) dan Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) pada akhir Desember 2023 lalu.***
Artikel Terkait
Pertamina Apresiasi Pembayaran Dana Kompensasi BBM oleh Pemerintah
Karya Seni Perhiasan dari Limbah Kaca 'Artistica Jewelry' Milik UMKM Binaan Pertamina Berhasil Go Internasional
Pertamina NRE Catatkan Kinerja Operasional Naik Signifikan Sepanjang 2023
PT Pertamina Hulu Indonesia dan SKK Migas Selenggarakan Kunjungan Akhir Tahun, PHI Prioritaskan Aspek Keselamatan Kerja
Pertamina Dorong Partnership PGN dan Patra Jasa untuk Percepat Target Pembangunan 633 Ribu Jargas di Tahun 2024