Menurut Alfian, MoU ini diharapkan dapat menjadi binding agreement selambat-lambatnya pada triwulan I 2024, agar proyek pembangunan jargas di aset-aset Patra Jasa dapat segera dimulai.
Baca Juga: Santan Hebat Menuju Tahun 2024: Semangat Baru PHKT Topang Lifting Nasional
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, pengembangan Jargas merupakan upaya Pertamina untuk menekan emisi mendukung target Pemerintah mencapai NZE 2060.
“Penggunaan gas yang dijalankan Pertamina sebagai energi transisi dan Indonesia masih memiliki potensi gas bumi yang mencukupi sebagai sumber energi yang lebih hemat dan ramah lingkungan,” ujar Fadjar.***
Artikel Terkait
PGN dan IAE Koordinasi Intensif Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Percepat Penetrasi dan Distribusi, PGN Gandeng Surge Kembangkan Bundling Jaringan Gas dan Internet
Targetkan Program Jargas 2,5 Juta Rumah Tangga, PGN Gandeng Surge Kembangkan Layanan Bundling Jaringan Gas dan Internet
Strategi PGN Jelang Natal dan Tahun Baru, Siagakan 23 Titik Posko Nataru Jaga Keandalan Operasi dan Infrastruktur Gas Bumi
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sabet Predikat Badan Usaha Niaga Terbaik di Indonesia