Sepanjang 2023, PLN Nusantara Power Hasilkan 525,62 GWh Energi Hijau dari Co-Firing, Meningkat Dua Kali Lipat dari 2022

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 8 Januari 2024 | 19:00 WIB
Ilustrasi. Sepanjang 2023, PLN Nusantara Power hasilkan 525,62 GWh energi hijau dari co-firing. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari pencapaian 2022. (DOK. PLN Nusantara Power)
Ilustrasi. Sepanjang 2023, PLN Nusantara Power hasilkan 525,62 GWh energi hijau dari co-firing. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari pencapaian 2022. (DOK. PLN Nusantara Power)

Co-firing merupakan teknik substitusi dalam pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dimana sebagian batubara yang dijadikan bahan bakar diganti sebagian dengan bahan lainnya, yang dalam konteks ini adalah biomassa.

Baca Juga: PLN Nusantara Power Connect, Ajang Kolaborasi Industri Ketenagalistrikan Wujudkan Transisi Energi

Menurut Ruly, tidak hanya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil secara bertahap, co-firing juga dapat menjadi solusi permasalahan sampah sekaligus menggerakkan ekonomi.

“Karena salah satu bahan bakar co-firing bisa berasal dari Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP)" ujar Ruly.

PLN Nusantara Power sendiri telah menjalin kerja sama dengan tiga perusahaan asal Jepang untuk mengembangkan energi bersih pada unit pembangkit.

Baca Juga: Dukung Pembangunan Infrastruktur Menuju IKN, PLN Nusantara Power Pasok 60 Ribu Ton FABA

Ketiga perusahaan tersebut adalah Sumitomo Heavy Industries (SHI), Misubishi Heavy Industries (MHI), serta Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI Corporation) dalam co-firing ammonia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini