Kabar BUMN - Pemerintah melalui Pupuk Indonesia, memastikan ketersediaan pupuk untuk petani di seluruh Indonesia, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, Saifullan Lasindrang.
"Pemerintah membantu memperoleh pupuk dengan mudah guna mendukung program percepatan musim tanam pada awal tahun 2024,” ungkap Saifullah, dilansir KabarBUMN.com dari pupuk-indonesia.com.
Dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk, Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian melalui Pupuk Indonesia menggelar program Gebyar Diskon Pupuk di berbagai kota/kabupaten selama bulan Januari - Februari 2024.
Salah satu acaranya diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, paad hari Rabu (10/02/2024).
“Selama musim tanam ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti."
"Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan Pupuk Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, di berbagai kota selama bulan Januari hingga Februari 2024," kata Saifullah.
Ia menambahkan, rangkaian acara ini memiliki tujuan di mana untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam.
Pada kegiatan Gebyar Diskon Pupuk, Pemerintah menugaskan Pupuk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk nonsubsidi dan mendorong petani agar segera melakukan penebusan pupuk, antara lain dengan menyiapkan pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau.
Baca Juga: UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023 Jadi Ajang Produk Minyak Telon Habbie Kenalkan Produk Andalan
Pemerintah juga senantiasa memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi, antara lain dengan cara melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah sentra pertanian.
Hingga tanggal 31 Desember 2023 ketersediaan pupuk bersubsidi dan pupuk nonsubsidi tercatat sebesar 1.744.302 ton atau setara 236 persen dari ketentuan minimum stok yang ditetapkan Pemerintah.
Adapun angka stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi sebesar 1.215.280 ton dan pupuk non-subsidi sebesar 529.022 ton.
“Pupuk Indonesia menjalankan program Gebyar Diskon Pupuk sesuai dorongan pemerintah agar petani bisa menikmati pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani."
"Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat panen bulan april nanti,” tutup Saifullah.***
Artikel Terkait
Jaga Ketersediaan di Akhir 2023, Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk hingga Berton-ton
Tanggapan Pupuk Indonesia Terkait Laporan Petani Brebes, Tegaskan Pupuk Bersubsidi hanya Bisa Diakses di Kios Resmi
Dukung Percepatan Musim Tanam, Pupuk Indonesia Tancap Gas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar
Optimalkan Bisnis Perdagangan Non Pupuk, Pupuk Indonesia Niaga Pasok Pelumas ke Pupuk Kujang
Pupuk Indonesia Tanam Perdana Padi Makmur, Dukung Pembinaan Petani dan Peningkatan Produktivitas Pertanian di Kebumen