Baca Juga: Air Terjun Sikarim, Destinasi yang Harus Masuk List Wisata Wajib Dikunjungi Saat Berada di Dieng
Melalui BigBox, BPOM mampu mengelola data menjadi lebih baik sehingga peredaran obat dan makanan bisa semakin terawasi.
Chief Executive Officer BigBox, Muhammad Sigit Pramudya, menuturkan bahwa BigBox menghadirkan solusi end-to-end data management and analytics platform yang revolusioner kepada BPOM.
Teknologi yang ada di BigBox dirancang untuk mengatasi kompleksitas pengelolaan data dalam skala besar dalam format yang beragam. Teknologi inilah yang menjadi solusi tepat bagi kebutuhan pengelolaan data BPOM.
“Lewat fitur Social Media Analytics dari BigBox, BPOM kini lebih cepat mengetahui ketika ada obat dan makanan terlarang yang beredar di masyarakat. Insight tersebut membuat BPOM semakin mudah dalam membuat keputusan lanjutan dalam menangani pelanggaran yang muncul,” ujar Sigit.
BigBox menjadi jawaban dari tantangan era digital, di mana data telah menjadi harta yang harus dijaga dan dikelola dengan baik serta mudah diakses.
Meningkatnya kesadaran Indonesia terkait data tercerminkan dari pertumbuhan project yang ditangani BigBox.
Hingga tahun 2023, project yang ditangani BigBox naik hingga lebih dari 200% dibandingkan 2021 yang mengindikasikan bahwa BigBox konsisten memberikan pelayanan terbaik sehingga kepercayaan terhadap BigBox juga terus meningkat.
Artikel Terkait
Wisata Petik Buah di Kampung Agrinex, Lokasinya Cuma 3 Jam dari Jakarta
Tingkatkan SDM, Pertamina Jalin Kerja Sama dengan Tanzania Petroleum Development Corporation (TPDC)
Info Magang di BUMN, Bank BTN Buka Lowongan untuk Penempatan di Jakarta Pusat, Posisi Business Support