“Dalam 2 tahun, integrasi dari ekosistem ultra mikro tersebut berhasil memberikan akses pembiayaan, literasi keuangan dan pemberdayaan kepada lebih dari 37 juta nasabah peminjam dan 165 juta rekening tabungan mikro.
“Di samping itu, penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan masyarakat dan perekonomian grass root juga tercipta dari ekosistem ini.
“Salah satunya terbukti dari peningkatan 1 juta debitur ultra mikro yang naik kelas ke segmen mikro.
“Pendekatan oleh integrasi ekosistem ultra mikro ini dapat menjadi role model untuk menaikkelaskan pelaku usaha di ekonomi grass root secara terstruktur dan berkelanjutan (sustain),” jelas Supari.
Secara umum, ekosistem ultra mikro mampu membuka akses keuangan serta memberikan customer experience yang baik terhadap layanan keuangan yang di-customize sesuai dengan kebutuhan nasabah ultra mikro.
Hasilnya masyarakat segmen ultra mikro yang belum terlayani keuangan formal di Indonesia turun dari 30 juta orang di tahun 2018 menjadi hanya sekitar 9 juta pada tahun 2023.***
Artikel Terkait
Coba Kerja di BUMN, BRI Buka Lowongan Magang untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate Semua Jurusan S1 dan D3
Deretan Prestasi yang Diraih BRI Sepanjang Tahun 2023, Kantongi 200 Penghargaan Nasional dan Internasional
Lowongan Magang di PT BRI Ventura Investama, Ada Satu Posisi untuk Fresh Graduate, Bersedia Bekerja Full Time di Jakarta Selama 3 Bulan
BRI Distribusikan Bantuan Bagi Korban Terdampak Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Catatkan Kinerja Cemerlang, Bank BRI Raih Lebih dari 200 Penghargaan di Tahun 2023, 53 Diantaranya Bertaraf Internasional