Cucu Perusahaan Pupuk Indonesia Uji Coba Efikasi Urea Inhibitor dengan Durasi Pengujian 3 Bulan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 15 Januari 2024 | 17:30 WIB
Cucu perusahaan Pupuk Indonesia uji coba efikasi urea inhibitor yang berfungsi untuk meningkatkan efektivitas aplikasi pupuk. (pupuk-indonesia.com)
Cucu perusahaan Pupuk Indonesia uji coba efikasi urea inhibitor yang berfungsi untuk meningkatkan efektivitas aplikasi pupuk. (pupuk-indonesia.com)

Kabar BUMN - Sigma Utama, anak perusahaan Pupuk Indonesia Niaga yang tergabung dalam Pupuk Indonesia (PI) Group, terus melakukan inovasi seiring dengan perkembangan teknologi di bidang coating.

Belum lama ini perusahaan yang bergerak di bidang industri cat, coating dan produk kimia khusus tersebut mengembangkan produk coating inhibitor.

Pengembangan produk ini bekerja sama dengan Toray International, Inc (Japan), Innovar AG, LLC (USA) serta menggandeng Universitas Brawijaya, Fakultas Pertanian, Malang.

Baca Juga: Jangkau Lebih Banyak Petani, Pupuk Indonesia Siap Salurkan Alokasi Subsidi Pupuk Rp14 Triliun dari Pemerintah Tahun 2024

Direktur Utama Sigma Utama Benny F. Simanjuntak menjelaskan, fungsi coating inhibitor urea yaitu sebagai pelapis pupuk urea untuk meningkatkan efektivitas aplikasi pupuk urea pada tanaman.

Sehingga lebih ramah lingkungan karena emisi gas rumah kaca yang dilepaskan lebih rendah dibandingkan dengan pupuk urea konvensional.

Kegiatan uji coba ini juga dimotori Indonesia Fertilizer Research Institute (IFRI) sehingga diharapkan produk coating inhibitor ini dapat diaplikasikan untuk produksi massal di seluruh produsen pupuk Pupuk Indonesia.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Tanam Perdana Padi Makmur, Dukung Pembinaan Petani dan Peningkatan Produktivitas Pertanian di Kebumen

Survey lapangan untuk uji efikasi urea inhibitor telah dilakukan pada 8 Desember 2023 silam di lahan pertanian yang terletak di bawah kaki Gunung Semeru, Batu - Malang.

Uji efikasi dilakukan pada tanaman jagung dengan durasi waktu pengujian selama 3 bulan.

Pelaksanaan uji efikasi ini juga dihadiri perwakilan masing-masing perusahaan yang tergabung dalam program riset ini.

Baca Juga: Optimalkan Bisnis Perdagangan Non Pupuk, Pupuk Indonesia Niaga Pasok Pelumas ke Pupuk Kujang

Benny mengatakan, melalui kemitraan dengan Jepang dan USA, terbuka peluang ekspor untuk produk pupuk urea yang telah dilapisi inhibitor.

Ini melalui jaringan pasar yang dimiliki oleh Toray dan Innovar, selain untuk memenuhi demand di dalam negeri tentunya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: pupuk-indonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini