Lakukan Evaluasi Pencapaian Performance SHE Tahun 2023, DAHANA Gelar Safety Talk Secara Daring

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 20 Januari 2024 | 16:30 WIB
PT DAHANA menggelar Safety Talk berjudul “Safety Review Tahun 2023” pada 18 Januari 2024. (dahana.id)
PT DAHANA menggelar Safety Talk berjudul “Safety Review Tahun 2023” pada 18 Januari 2024. (dahana.id)

Kabar BUMN - PT DAHANA menggelar Safety Talk dengan judul “Safety Review Tahun 2023” pada hari Kamis, 18 Januari 2024 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini sebagai upaya evaluasi terhadap performance SHE di seluruh site project serta penyegaran kembali terhadap faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja, kepada seluruh personil di departemen operasi.

Direktur Operasi, Yusep Nugraha mempimpin acara Safety Talk tersebut bersama dnegan pembicara SM Pemasaran dan Operasi DTU 1 Teja Sukmara.

Baca Juga: Sediakan Layanan Transportasi yang Andal dan Terpercaya, KCIC Amankan Barang Penumpang yang Tertinggal Senilai hingga Rp500 Juta

“Saya ingatkan kepada insan DAHANA diseluruh kegiatan operasi untuk selalu menerapkan pengelolaan pengawasan teknis dan operasi secara konsisten dan sistematis agar kegiatan operasi DAHANA bisa berjalan lancar dan menambah kepercayaan dari customer,” ucap Yusep, dilansir KabarBUMN.com dari dahana.id.

Sementara itu, Teja menyampaikan terkait kondisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di dunia pertambangan Indonesia pada tahun 2022 dan 2023 pasca masa pandemic COVID-19.

Ia juga menjelaskan tentang adanya perubahan budaya hidup di era medsos dan aplikasi online yang bisa menjadi ancaman baru terhadap keselamatan dan kesehatan kerja apabila tidak dilakukan pengendalian.

Baca Juga: Komitmen Produk Halal: Bio Farma raih Halal Award 2024 dari Universitas Brawijaya

Hal tersebut rutin dilakukan setiap awal tahun untuk bisa mengambil pelajaran dari tahun-tahun sebelumnya demi memastikan tidak terjadinya gangguan atau kejadian yang mengancam keselamatan terulang demi mendorong pencapaian target zero accident dalam seluruh proses bisnis perusahaan.

“Alhamdulillah pada tahun 2023 lalu site project operasi bisa menjalankan operasional excellence dengan tetap menerapkan kaidah penambagan yang baik dan benar, ditengah situasi trend kecelakaan di dunia pertambangan yang sedang tidak baik-baik saja."

"Kami juga mengapresiasi dukungan top manajemen dengan terus berkomitmen mendorong penerapan SMKP dan follow up atas ketidaksesuaian implementasinya. Ini tidak lepas juga dari kerja keras para pengawas dan seluruh karyawan di setiap level untuk saling menjaga dan peduli atas keselamatan dan Kesehatan kerja,” terang Teja.

Baca Juga: PT PAL Indonesia dengan Bangga Lepas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat Jalankan Misi Kemanusiaan di Gaza

Menurut data Ditjen Minerba pada tahun 2022 dan 2023, dunia pertambangan Indonesia mengalami peningkatan angka kecelakaan kerja.

Kategori kecelakaan tambang yang mendominasi adalah akibat dari interaksi unit, longsor, amblas dan tenggelam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: dahana.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini