Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya pertumbuhan pengguna aplikasi Ferizy.
Kini, tercatat sudah ada 1,976 juta pengguna aplikasi Ferizy.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan, ASDP masih menerapkan penjualan tiket secara manual di pelabuhan sebelum akhir 2008.
Setelahnya, mulai diberlakukan RFID ticketing dengan sistem konsumen tetap membeli tiket di pelabuhan dan mendapatkan tiket keras (RFID) yang dicetak di loket.
Konsumen masih membeli tiket di pelabuhan sampai Agustus 2018.
Namun dalam proses transaksinya, tiket sudah bisa dibayar menggunakan prepaid card (cashless) di mesin EDC.
“Lalu, sejak 2020, ASDP mulai menerapkan tiket online dengan konsumen dapat membeli tiket di manapun dan kapanpun melalui web dan mobile apps Ferizy atau sales channel Ferizy lainnya," kata Shelvy, seperti dikutip KabarBUMN.com dari asdp.id, Sabtu (27/1/2024).
Ia menjelaskan, melalui tiket online ini, pembayaran dapat dilakukan melalui berbagai metode seperti mobile banking, e-wallet, gerai ritel, i-banking, dan lainnya.
Konsumen akan menerima e-tiket secara real time untuk selanjutnya melakukan check in di pelabuhan sesuai jam yang telah ditentukan.
"Dengan penerapan tiket online secara mandiri via Ferizy ini, maka konsumen semakin mudah dan cepat sekaligus perjalanan menjadi lebih nyaman, aman, dan lancar," katanya.
Naik 33 Persen di Tahun 2023
Artikel Terkait
Moveable Bridge yang Disiapkan ASDP Dukung Kelancaran Puncak Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk
ASDP Tutup Posko Angkutan Nataru 2023/2024, Sukses Layani 2,6 Juta Penumpang dan Lebih dari 600 Ribu Kendaraan di 10 Lintasan Pantauan Nasional
ASDP Tingkatkan Konektivitas Pariwisata, Logistik dan Ekonomi Jawa - Lombok Sebagai Upaya Dukung Program Pemerintah
Komitmen ASDP Dukung Gerakan Reduksi Emisi Karbon, Total 836 kg Sampah Plastik Terkumpul Sepanjang 2023
Bulan K3 Nasional 2024: ASDP Gelar Safety Festival untuk Tumbuhkan Budaya Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja