Kabar BUMN - Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng CEO PT PAL Indonesia bersama Rektor Universitas Pertahanan Letnan Jenderal TNI Jonni Mahroza, meninjau kesiapan Rumah Apung yang akan diserahkan ke Masyarakat Pluit Penjaringan, Jakarta Utara.
Pembangunan rumah apung ini merupakan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT PAL bekerja sama dengan program bakti sosial Universitas Pertahanan.
“Kita tahu masyarakat nelayan ini sudah mengalami kondisi yang hampir setiap pasang naik, selalu kebanjiran."
"Melihat kondisi tersebut, kami melakukan percepatan untuk membuat hunian dalam bentuk rumah apung sehingga lebih layak dihuni oleh para nelayan” ucap Kaharuddin Djenod.
Dalam waktu kurun dari satu bulan ada sebanyak 16 rumah apung dan 8 rumah panggung yang telah berhasil dibangun.
Rumah apung sendiri dirancang khusus oleh engineer PT PAL Indonesia untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan yang rawan dengan pasang surut air laut.
Rumah apung ini mengadaptasi dari barge juga dilengkap dengan berbagai fasilitas seperti solar panel, sanitasi dan akses air bersih.
Program ini sebagai tindak lanjut atas amanat Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto pada 10 Januari 2024.
Prabowo Subianto berpesan untuk membangun rumah terapung bagi warga pesisir pantai, dan kini telah rampung.
“Gerakan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Menhan untuk membantu masyarakat nelayan Penjaringan."
"Bersama dengan Universitas Pertahanan, PT PAL bergerak cepat dan Alhamdulillah sudah 16 rumah apung dan 8 rumah panggung yang sudah siap diserahkan kepada masyarakat nelayan” tutur Djenod.
Artikel Terkait
Informasi Terkini Rekap Volume Lalu Lintas Selama Libur Panjang Akhir Pekan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)
Wisata ke Pantai Timang Jogja, Rasakan Sensasi Naik Gondola Kayu yang Menyebrangi Lautan, Ombaknya yang Besar Semakin Menantang Adrenalin
Libur Imlek, ASDP Layani Lebih dari 162 Ribu Penumpang dan 39.552 Kendaraan dari Jawa Menuju Sumatera
Mengusung Tema Alam, Yuk Coba Intip Rumah Batu Villa & Spa di Solo Baru