Kabar BUMN - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Pantoloan terus menggenjot kinerja Pelabuhan Pantoloan.
Hal ini dilakukan seiring transformasi digital yang dilakukan Perseroan usai pengembangan pasca diterpa badai tsunami pada sekitar 2018 lalu.
Pelabuhan Pantoloan merupakan pelabuhan utama di Provinsi Sulawesi Tengah yang terbuka untuk pelayaran dalam dan luar negeri.
Baca Juga: Suka Wisata Kuliner? Coba Kunjungi 5 Kota yang Memiliki Makanan Enak dan Unik Ini
Sekaligus merupakan pintu gerbang perekonomian di wilayah tersebut.
Tak cukup sampai disitu saja, Pantoloan juga merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di provinsi yang terletak di tengah-tengah Pulau Sulawesi.
Serta sebagai pusat perdagangan menuju kawasan Indonesia bagian timur.
Hardin Hasjim General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Pantoloan mengatakan, sebagai pengelola Pelabuhan Pantoloan pihaknya tidak pernah berhenti untuk berinovasi dan melakukan transformas dalam upaya peningkatan pelayanan.
Terutama untuk ikut serta menggerakkan roda perekonomian di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya.
“Berdasarkan hal tersebut, kami selalu terus berupaya untuk meningkatkan performa kinerja guna mencapai target yang telah ditetapkan manajemen perusahaan,” ujar Hardin Hasjim.
Pihaknya bersyukur, menutup tahun 2023 lalu Pelindo Regional 4 Pantoloan berhasil membukukan realisasi kinerja yang cukup mentereng. Di mana pencapaian kinerja Perseroan rerata di atas 100%.
Baca Juga: Presiden Tegaskan Bantuan Pangan Bulog Merupakan Solusi Hadapi Kenaikan Harga
Artikel Terkait
Dua Tahun Transformasi, Pelindo Multi Terminal Terus Tingkatkan Layanan Operasional dan Komersial yang Unggul
Fasilitas Terminal Penumpang Meningkat, Pelindo Siap Layani Libur Long Weekend
Kinerja Pelindo Makin Solid, Peti Kemas 2023 Tembus 17,7 Juta Teus
Transformasi Digitaliasi Dongkrak Pertumbuhan Pelindo Regional 4 Hingga Bukukan Pertumbuhan di Atas 100%