Berkat Dukungan BRI, Pelaku UMKM di Kawasan Wisata Pecinan Kya Kya Surabaya Semakin Berkembang

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 22 Februari 2024 | 13:30 WIB
Kawasan Wisata Pecinan Kya Kya, Surabaya. (bri.co.id)
Kawasan Wisata Pecinan Kya Kya, Surabaya. (bri.co.id)

Kabar BUMN – Kawasan Wisata Pecinan Kya Kya merupakan ikon baru di Kota Surabaya yang telah berjalan sejak September tahun 2022 lalu.

Kya Kya yang beralamat di Jl. Kembang Jepun, Kec. Pabean Cantikan ini jadi tempat hangout pengunjung untuk melihat rumah abuhan dan klenteng. 

Selain itu, pengunjung yang berada di kawasan wisata ini juga bisa menikmati berbagai macam makanan khas Tionghoa yang autentik.

Baca Juga: Optimalisasi Aset, BNI Bangun Gedung Perkantoran di Kawasan PIK 2 yang Mengusung Konsep Green Building

Pusat bisnis di Surabaya yang masih eksis hingga sekarang ini juga menjadi rumah bagi lebih dari 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah satunya adalah Muhammad Yusuf. Ia mmerintis usaha roti bakar dan kukus bernama Robakus Pahlawan sejak tahun 2021 silam.

Yusuf telah membuka cabang event di Kya Kya sedari awal destinasi wisata tersebut dibuka.

Baca Juga: PHR Gelar Magang Kerja Angkatan ke-4 untuk 6 Bulan ke Depan, Diikuti 111 Putra dan Putri Terbaik Riau

Awalnya ia bekerja dengan orang lain, namun karena pandemi, ia akhirnya harus banting setir dan memulai usaha mikronya sendiri.

“Saya memilih untuk berjualan roti bakar dan kukus karena saat itu (era pandemi) masih ngetren banget di Indonesia. Cuma waktu itu yang terkenal roti bakar khas Bandung. Setelah berpikir berulang kali, kemudian saya berinisiatif untuk membuat roti bakar yang berbeda dan punya ciri khas. Dari situ, muncul ide untuk menciptakan roti bakar, namun bahan dasarnya menggunakan campuran pastry,” terang Yusuf.

Ia juga menjelaskan, Kya Kya yang menjadi tempatnya berjualan itu sekarang masih terbilang stabil untuk para pelaku UMKM.

Baca Juga: Pantai Green Bowl Bali - Keindahan Surga di Selatan Pulau Bali, Kombinasi Suasana Pantai dan Gua yang Mempesona

Bahkan, usaha rintisannya pun juga memiliki omzet yang lumayan stabil, yaitu berkisar di angka Rp15-20 juta setiap bulannya.

Pengembangan Kawasan Wisata Pecinan Kya Kya ini juga tidak luput dari bantuan dari BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: bri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini