Penataan Ekosistem Logistik Nasional, APLog Ditunjuk Sebagai Pelaksana TPFT di 4 Bandara yang Dikelola Angkasa Pura Airports

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 22 Februari 2024 | 17:30 WIB
APLog ditunjuk sebagai pelaksana TPFT di 4 badara yang dikelola oleh Angkasa Pura Airports dalam program Penataan Logistik Nasional. (aplog.co)
APLog ditunjuk sebagai pelaksana TPFT di 4 badara yang dikelola oleh Angkasa Pura Airports dalam program Penataan Logistik Nasional. (aplog.co)

Kabar BUMN - PT Angkasa Pura Logistik (APLog) ditunjuk sebagai pelaksana Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) di empat bandara.

Penunjukkan tersebut adalah salah satu bentuk dukungan APLog terhadap program National Logistic Ecosystem (NLE).

Hal ini seperti yang tertuang dalam INPRES No. 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan yang Cepat, Lancar, dan Efisien dalam proses logistik nasional.

Baca Juga: Dukung Pemilu 2024, APLog Sukses Kirimkan Surat Suara dari Gudang Percetakan ke KPU

TPFT itu sendiri diresmikan di Terminal Kargo International Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Bali beberapa waktu lalu.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Keamanan Penerbangan, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Wilayah DJBC BALI, NTB DAN NTT, perwakilan dari GM Angkasa Pura 1, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bali, serta para stekholder terkait dalam Ekosistem Logistik Nasional.

Sebagai informasi, TPFT adalah penyederhanaan dan efisiensi proses bisnis yang menjadi salah satu kunci dari peningkatan pelayanan kargo dan logistik.

Baca Juga: Sukses Transformasi HCMS, APLog Raih 2 Penghargaan di Ajang Top Human Capital Awards 2023

Simplifikasi diterapkan melalui berbagai pengurangan.

Mulai dari proses bisnis yang semula 8 proses menjadi 6 proses, titik bongkar muat dari 3 titik menjadi 1 titik, proses pembongkaran logistik dari 2 proses menjadi 1 proses, dokumen fisik dari 4 dokumen menjadi 2 dokumen.

Simplifikasi dari tahap-tahap tersebut diharapkan akan memberikan dampak terhadap penurunan biaya pemeriksaan kargo sebesar 30-40%.

Baca Juga: APLog Tangangi Proses Re-Export Kargo Internasional MotoGP Mandalika 2023

PJS General Manager SBU Cargo Services, R. Hendra Kurniawijaya berharap, penyederhanaan proses bisnis layanan pemerintah di bidang logistik ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh pelaku usaha.

“Penerapan TPFT pada Terminal Kargo Internasional dengan melakukan pemangkasan proses bisnis pada pelayanan untuk komoditi Marine Product & Agricultural.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: aplog.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini