Program Trash4Cash sendiri telah dilakukan percobaan pada 2-14 Februari 2024 lalu.
Baca Juga: Jamkrindo Kembali Raih Peringkat idAA+ dari Pefindo
Selama masa pilot project tersebut, antusiasme karyawan Jamkrindo untuk berpartisipasi di program Trash4Cash ini cukup tinggi.
Hal itu dapat dilihat dari perolehan sampah sebanyak 1.604 botol plastik atau setara berat 29,99 Kg.
Dimana jumlah tersebut berperan untuk mengurangi jejak karbon sebesar 110.676 gram.
Baca Juga: Bukti Prospek Stabil, Jamkrindo Kembali Mendapat Peringkat idAA+ dari Pefindo
"Harapannya program ini bukan hanya sekedar memberikan antusias insan Jamkrindo untuk mengumpulkan poin saja.
"Namun memiliki dampak yang lebih berarti yaitu menumbuhkan kebiasaan dalam penggunaan sampah plastik dengan bijak di kehidupan sehari-hari.
"Sehingga hal kecil yang dilakukan berdampak besar untuk lingkungan yang lebih baik," papar Akhmad.
Baca Juga: Perkuat Pelayanan di Wilayah Sumatera Barat, Jamkrindo Resmikan Gedung Kantor Baru di Padang
Strategi lainnya yang dijalankan Jamkrindo untuk menerapkan ESG adalah dengan menjalankan program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Dalam hal ini, Jamkrindo menyusun prioritas TPB/SDGs yang dijalankan dengan berbagai program-program strategis.
“Kegiatan Trash4Cash ini merupakan dukungan kami terhadap pencapaian TPB di pilar lingkungan,” tukas Akhmad.***
Artikel Terkait
Bukti Prospek Stabil, Jamkrindo Kembali Mendapat Peringkat idAA+ dari Pefindo
Jamkrindo Kembali Raih Peringkat idAA+ dari Pefindo
Jamkrindo Teken Kerja Sama Penjaminan KUR dengan BCA
Jamkrindo dan BCA Teken Kerja Sama Penjaminan KUR
Digitalisasi Proses Penjaminan, Jamkrindo Meluncurkan Aplikasi J@De