Di Awal Tahun 2024, Pupuk Indonesia Niaga Kembali Kirim Nikel ke Smelter di Morosi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 23 Februari 2024 | 15:30 WIB
Ilustrasi. Awali tahun 2024, Pupuk Indonesia Niaga kembali kirim nikel ke smelter di Morosi. (pi-niaga.com)
Ilustrasi. Awali tahun 2024, Pupuk Indonesia Niaga kembali kirim nikel ke smelter di Morosi. (pi-niaga.com)

Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia Niaga, anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero), melakukan pengembangan usaha pada komoditas nikel untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Pengembangan usaha pada komoditas nikel ini merupakan bagian dari bisnis PI Niaga di bidang perdagangan non pupuk.

Direktur Komersil & Operasi PI Niaga Trudo HDM Nainggolan menjelaskan, permintaan komoditas nikel diprediksi akan terus meningkat.

Baca Juga: Diversifikasi Bisnis Non Pupuk Sukses, Pupuk Indonesia Niaga Terus Mendapat Pesanan Clay

Ini seiring dengan program pemerintah yang terus mendorong penggunaan mobil listrik, dimana nikel merupakan salah satu bahan baku utama baterai kendaraan listrik.

Sebagai langkah awal PI Niaga melakukan join operation dengan perusahaan swasta nasional dan berhasil menjual 34.000 MT nikel untuk dikirim ke smelter nikel di Morosi, Sulawesi Tenggara.

“Pengiriman dilakukan 3 kali shipment dimana 2 kali shipment sebanyak 24.000 MT diselesaikan di akhir tahun 2023 dan 1 kali shipment sebanyak 10.000 MT diselesaikan di awal tahun 2024,” ujar Trudo.

Baca Juga: Anper Pupuk Indonesia Niaga Lakukan Inovasi Kembangkan Produk Coating Inhibitor

Menurut Trudo, PI Niaga berupaya untuk meningkatkan bisnis nikel ini agar dapat berkontribusi dalam menambah pendapatan dan pencapaian target perusahaan di tahun 2024.

“Serta mendukung upaya pemerintah dalam program green energy melalui bahan baku kendaraan listrik,” tutup Trudo.

Sebagai informasi, nikel merupakan logam yang biasanya digunakan sebagai bagian katoda pada baterai.

Baca Juga: Optimalkan Bisnis Perdagangan Non Pupuk, Pupuk Indonesia Niaga Pasok Pelumas ke Pupuk Kujang

Nikel ini peranannya penting dalam pembuatan baterai untuk kendaraan listrik karena merupakan bahan baku utamanya.

Untuk baterai jenis lithium-ion, yakni jenis baterai yang paling umum digunakan di kendaraan listrik, nikel dipadukan dengan kobalt dan mangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: pi-niaga.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini