Bahkan, menurutnya, pembangunan jalan tol tak hanya menjadi sebuah langkah strategis memperlancar arus transportasi dan distribusi.
"Pembangunan infrastruktur transportasi seperti jalan tol ini memiliki efek domino terhadap perekonomian regional, baik untuk memperlancar distribusi barang maupun jasa. Dengan adanya proyek ini pun diharapkan dapat menstimulasi aktivitas ekonomi, mendorong investasi, dan membuka peluang kerja," ungkapnya.
Para anggota Komisi VI DPR RI yang hadir pada reses pun berharap jalan tol yang masuk wilayah Joglosemar ini dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya.
Sedangkan, Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN Anindita Eka Wibisono mengingatkan kepada BUMN di sektor infrastruktur untuk memitigasi risiko terhadap pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Yogyakarta-Solo.
Baca Juga: Pre-Booking Tiket MotoGP dan ARRC 2024: ITDC dan MGPA Sambut Pemesanan Awal
Dirinya juga menyampaikan laporan perkembangan kepada Kementerian PUPR untuk memberikan evaluasi serta pengawasan terhadap jalannya pembangunan jalan tol tersebut.
“Kami harap ke depannya, kondisi kesehatan keuangan dari BUMN ini juga terus dijaga. Untuk itu sangat penting bagi klaster infrastruktur yang bertugas terhadap pembangunan jalan tol ini untuk memberikan update perkembangan secara berkala, sehingga bisa terus melakukan monitoring, evaluasi dan pengawasannya,” ungkap Anindita.
Di akhir acara, para anggota Komisi VI DPR RI berharap, perusahaan BUMN di klaster infrastruktur termasuk Jasa Marga yang menjalankan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.
Baca Juga: PosIND Kembali Dipercaya Pemerintah untuk Salurkan BLT ke Masyarakat
Dengan demikian, waktu pengerjaannya ditargetkan sesuai rencana dibarengi dengan standar mutu dan pelayanan yang maksimal dalam upaya meningkatkan konektivitas jaringan jalan tol dan mendukung perekonomian masyarakat sekitar di sekitar Jaringan Jalan Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang).
Sementara itu, agenda kunjungan kerja reses ini dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN Anindita Eka Wibisono, Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN Bin Nahadi, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan.
Hadir pula jajaran Direksi Anak Perusahaan Jasa Marga Group serta instansi terkait dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT Telkom Indonesia (Persero).
Baca Juga: Jelang Musim Tanam Pertama, Pusri Optimis Penuhi Stok Pupuk Bersubsidi
Rapat Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023-2024 ini pun dipimpin oleh Pimpinan Komisi VI DPR RI Aria Bima, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza dan Pimpinan Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal serta dihadiri oleh para anggota Komisi VI DPR RI.***
Artikel Terkait
H-7 Sampai H-4 Libur Natal 2023, PT Jasamarga Transjawa Tol Catat 144 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Peduli Masyarakat, Jasamarga Transjawa Tol Salurkan 2.000 Paket Sembako di Wilayah Jawa Barat
PT Jasamarga Transjawa Tol Bersama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek Salurkan 2.000 Paket Sembako di Wilayah Jawa Barat
Jasamarga Transjawa Tol dan Jasamarga Jalan Layang Cikampek Gotong Royong Salurkan 2.000 Paket Sembako di Jawa Barat
PT Jasamarga Transjawa Tol Pastikan Kelancaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang Mohamed Bin Zayed Sesuai SPM