KBRI Tripoli dan Pengusaha Libya Kunjungi SIER, Buka Potensi Volume Bisnis Antara Indonesia-Libya

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 25 Februari 2024 | 13:30 WIB
Kunjungan KBRI Tripoli dan pengusaha Libya ke SIER. (sier.id)
Kunjungan KBRI Tripoli dan pengusaha Libya ke SIER. (sier.id)

kabar BUMN - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tripoli dengan para  pengusaha Libya dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan RI melakukan kunjungan ke PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono menyambut langsung kunjungan tim perwakilan KBRI Tripoli dan Pengusaha Libya dalam rangka mempersiapkan partisipasi Indonesia pada Tripoli International Fair (TIF) ke-50.

Pertemuan ini mengusung tema "TIES THAT GROW: Strengthening Business Bonds with the Indonesian Embassy and Tripoli-Libya Delegation at PT Surabaya Industrial Estate Rungkut".

Baca Juga: PT Len Industri (Persero) Tandatangani MoU dengan Airbus di Singapore Air Show 2024, Guna Perkuat Industri Pertahanan Dalam Negeri

Selain pemaparan materi dan diskusi hangat, seluruh partisipan pada pertemuan ini mengikuti agenda selanjutnya yang merupakan kunjungan lapangan.

Selain ke Surabaya, kunjungan juga dilaksanakan ke beberapa perusahaan dan industri yang ada di Jakarta.

Kepala Perwakilan KBRI Tripoli, Dede Achmad Rifai, menyampaikan bahwa tujuan lain dari kunjungan ke SIER ini adalah meningkatkan potensi volume perdagangan antara Indonesia dan Libya.

Baca Juga: Mengeksplorasi Hidden Gem Cianjur, Curug Citambur yang Memesona Cocok Jadi Tempat Kabur dari Kebosanan Rutinitas Sehari-Hari

"Kami berharap potensi neraca perdagangan semakin baik dan surplus untuk Indonesia. Kami juga mengundang perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dan mengirimkan perwakilan untuk memamerkan produk dalam pameran TIF ke-50 tahun ini."

"Libya saat ini sudah kondusif untuk transaksi bisnis, dan potensinya besar terutama dalam pasar spare part motor. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan kemitraan bisnis," kata Dede.

Ia menambahkan, Kawasan Industri SIER dipilih sebagai tujuan kunjungan KBRI Tripoli karena secara strategis dianggap memiliki andil yang cukup besar dalam menciptakan iklim investasi yang baik.

Baca Juga: Telkomsel Dunia Games Gelar Turnamen Esports Tahunan DG WIB Community Cup 2024 di Tingkat SMA, Cek Pendaftaranya

"Kami juga secara geografis di Tripoli telah intens berkomunikasi dengan Dubes Tunisia, Pak Zuhairi Misrawi, yang juga telah mengunjungi SIER. Harapannya, kunjungan bersama pengusaha-pengusaha Libya ini dapat membantu meningkatkan ekspor Indonesia ke Libya yang pada tahun 2023 mencapai US$110 juta (Rp1,65 triliun)," ungkap Dede.

Didik yang juga Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dalam kesempatannya, menyampaikan bahwa selain berdiskusi tentang potensi perdagangan, pihaknya mengajak seluruh delegasi untuk merasakan langsung dengan kunjungan ke kawasan industri dan instalasi pengolahan air limbah terpadu milik SIER.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: sier.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini