Serta lebih dari 6.300 SPBU reguler dioperasikan Pertamina Patra Niaga memastikan energi tersalurkan sampai kepada seluruh konsumennya.
Tak berhenti dalam memenuhi kebutuhan energi saat ini, Pertamina Patra Niaga juga terus berinovasi mengembangkan produk serta layanan untuk menyambut berubahnya pola kebutuhan energi yang mengedepankan aspek sustainability.
Selain produk berkualitas tinggi seperti Pertamax Turbo dan Perta Dex, lalu untuk mitra industri ada Very Low Sulfur Fuel Oil (VLSFO).
Baca Juga: Program TJSL Patra Drilling Contractor 2024 Fokus Pemberdayaan Masyarakat
Pemanfaatan bahan bakar nabati atau biofuel seperti Solar B35, Pertamax Green 95, dan Sustainable Aviation Fuel akan terus dikembangkan.
Di sisi lain, infrastruktur seperti Green Energy Station (GES) akan digenjot hingga 500 titik dioperasikan di tahun 2024.
Sekaligus dengan perluasan layanan Battery Swapping Station dan Charging Station. Dimulai pada akhir 2023 lalu.
Pertamina Patra Niaga juga mulai melayani pembelian sertifikat karbon atau Carbon Trading bagi mitranya.
“Meski saat ini masih dominan energi fosil, kami berkomitmen secara berkelanjutan mempersiapkan produk dan layanan disaat makin cepatnya proses transisi energi di Indonesia berjalan."
"Ini adalah langkah awal kami berperan sebagai solusi dekarbonisasi,” lanjut Riva.
Prioritas lainnya menurut Riva adalah digitalisasi.
Command Centre terintegrasi, Pertamina Call Center (PCC) 135, ekosistem digital MyPertamina, Pertamina One Solution (POS), digitalisasi di lini operasi.
Artikel Terkait
Perkuat Sinergi, Pertamina Pasok BBM dan Pelumas Polda Banten
Tingkatkan Kompetensi Konten Sosial Media, Kementerian BUMN dan Pertamina Gelar Workshop Bagi Milenial BUMN
Pertamina Berbagi Aksi Nyata Jaga Kesehatan Mental Pekerja Melalui Program 1.000 Manusia Bercerita
Tingkatkan Produksi Migas dari Aset Kelolaan, Pertamina EP Bunyu Field Lakukan Tajak Perdana di Tahun 2024