Kabar BUMN - Sudah dua tahun lamanya sejak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meluncurkan platform QLola.
QLola ini merupakan sebuah platform yang menyasar segmen wholesale dan dilengkapi berbagai fitur serta layanan transaksi untuk memenuhi perkembangan era digital.
Platform ini rupanya banyak diminati oleh pasaran.
Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan volume transaksi cash management nasabah.
Sejak launching pada 2022, QLola tercatat mengalami peningkatan volume transaksi cash management nasabah sebesar 33,9% year-on-year (yoy) atau mencapai Rp6.788 triliun.
Angka tersebut tercatat untuk segmen wholesale maupun non-wholesale.
Baca Juga: Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru
Serta terdapat peningkatan jumlah klien sebanyak 4.800 klien baru.
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto mengungkap alasan di balik peluncuran QLola.
Yakni, sebagai strategi transformasi digital untuk memberikan unique value proposition kepada nasabah.
Baca Juga: Terus Berinovasi Digital, Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru
“Transformasi digital tetap menjadi fokus utama khususnya dalam mengantisipasi perkembangan teknologi dan digital di bidang transaction banking, termasuk penggunaan Artificial Intelligence dan Blockchain,” ujarnya, seperti dikutip KabarBUMN.com dari bri.co.id, Selasa (5/3/2024).
Untuk mendukung sektor digital ini, BRI juga aktif menjalin kolaborasi dengan perusahaan fintech untuk meningkatkan layanan transaksi agar dapat tetap kompetitif di pasar.
Artikel Terkait
BRI Luncurkan QLola by BRI, Platform Solusi Terintegrasi Nasabah Korporasi
Terus Berinovasi Digital, Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru
Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru
Terus Mengembangkan QLola, BRI Hadirkan Solusi Layanan Digital Perbankan Terintegrasi Segmen Wholesale
Volume Transaksi Merchant QRIS Meningkat 400 Persen, BRI Terus Perkuat Keamanan Bertransaksi