BNI Bagikan Dividen 50% dari Laba Bersih 2023 Dengan Nilai Rp280,49 per Lembar Saham

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 5 Maret 2024 | 16:30 WIB
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (tengah), Wakil Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan (kanan), dan Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini (kiri) dalam Press Conference RUPS Tahunan 2023. (DOK. BNI)
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (tengah), Wakil Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan (kanan), dan Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini (kiri) dalam Press Conference RUPS Tahunan 2023. (DOK. BNI)

Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyetujui pembagian dividen sebesar 50% dari laba bersih tahun buku 2023, senilai total Rp10,45 triliun.

Persetujuan tersebut diputuskan dan ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023 pada Senin (04/03/2024).

Nilai pembagian dividen naik 42,76% dari total dividen tahun buku 2022 senilai Rp7,32 triliun. Dengan demikian, nilai dividen per lembar saham kali ini ditetapkan sebesar Rp280,49.

Baca Juga: Sukses Kelola Risiko ESG, BNI Raih Tiga Penghargaan dari Dua Ajang Berbeda

Dengan memperhitungkan komposisi saham milik pemerintah sebesar 60%, maka BNI akan menyetorkan dividen sebesar Rp6,27 triliun ke rekening Kas Umum Negara.

Porsi 50% lainnya dari laba bersih atau senilai Rp10,45 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan untuk pengembangan usaha berkelanjutan BNI Group ke depan.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyampaikan, kenaikan rasio pembayaran dividen menjadi 50% di tahun ini dilakukan seiring dengan kinerja keuangan perseroan yang terus membukukan kinerja positif dengan capaian laba bersih senilai Rp20,9 triliun di 2023.

Baca Juga: Setelah Migrasi Payroll Melalui Pospay, BNI dan PosIND Jalin Kerja Sama Penyaluran Fasilitas Kredit Konsumer Non-Payroll

BNI juga berhasil mengelola rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) pada level yang sehat mencapai 22% di Desember 2023

Konsisten dan disiplin menjalankan program transformasi selama tiga tahun terakhir menjadi turning point yang semakin memperkuat fondasi bisnis BNI.

Ke depannya, BNI akan melanjutkan program transformasi agar semakin berdampak positif pada kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional dan profitabilitas perusahaan.

Baca Juga: Optimalisasi Aset, BNI Bangun Gedung Perkantoran di Kawasan PIK 2 yang Mengusung Konsep Green Building

Peningkatan profitabilitas akan dicapai melalui konsistensi dalam membukukan pertumbuhan kredit yang berkualitas dari segmen corporate, UMKM, dan consumer.

Sementara dengan berbagai inovasi digital, BNI terus mendorong peningkatan produktivitas bisnis, efisiensi operasional serta kontribusi perusahaan anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini