Bandara Soekarno-Hatta Raih Penghargaan The Most Recovered Airport in Asia-Pacific, Paling Pulih dari Pandemi COVID-19

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Jumat, 8 Maret 2024 | 08:00 WIB
Bandara Soekarno-Hatta Raih Penghargaan The Most Recovered Airport in Asia-Pacific, Paling Pulih dari Pandemi COVID-19 (Jennaira)
Bandara Soekarno-Hatta Raih Penghargaan The Most Recovered Airport in Asia-Pacific, Paling Pulih dari Pandemi COVID-19 (Jennaira)

"Serta didukung penuh Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN, maka Bandara Soekarno-Hatta tidak pernah mengurangi jam operasional di tengah pandemi dan tetap beroperasi 24 jam setiap hari untuk melayani berbagai jenis penerbangan."

"Termasuk bantuan pandemi dan penerbangan yang membawa vaksin. Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder, kepada seluruh staf bandara atas dedikasinya selama pandemi,” ujar Cin Asmoro.

Lebih lanjut, Cin Asmoro memaparkan saat situasi pandemi mulai membaik, AP II bersama stakeholder langsung berupaya kembali memperkuat konektivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Ayo War! Pemesanan Tiket 24 KA Tambahan Lebaran Tahap 1 Sudah Dibuka, Cek Jadwalnya

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Dwi Ananda Wicaksana mengatakan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sempat mengalami penurunan drastis akibat pandemi COVID-19.

Dwi Ananda menambahkan lalu lintas penerbangan turun drastis pada 2020 dan 2021 karena dampak pandemi.

Namun kemudian berkat kolaborasi yang baik di antara stakeholder, lalu lintas kembali meningkat cepat pada 2022 hingga berlanjut ke 2023.

Baca Juga: Dapatkan Promo Tebus Murah Minyak 2L di Alfamart dengan Belanja Pakai Mandiri Kartu Kredit

Pada 2019 sebelum pandemi, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta tercatat 54,5 juta penumpang.

Lalu turun drastis pada 2020 saat pandemi melanda yakni menjadi 20,6 juta penumpang, dan kembali turun pada 2021 ke 18,8 juta penumpang.

Ketika kondisi pandemi membaik, AP II bersama stakeholder berupaya untuk meningkatkan kembali konektivitas dengan membuka rute penerbangan baru.

Baca Juga: PT PAL Indonesia Pastikan Kapal PELNI Siap Melayani Lonjakan Logistik di Bulan Ramadhan

Mengaktifkan kembali rute yang sempat ditutup dan menambah frekwensi penerbangan di rute eksisting.

Hasilnya, pada 2022 jumlah penumpang pesawat meningkat hingga sebanyak 40,5 juta penumpang.

Kemudian pada 2023 mencapai 50,9 juta penumpang atau merefleksikan tingkat pemulihan (recovery rate) sebesar 93% dibandingkan dengan 2019 saat belum ada pandemi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini