Terus Meningkatkan GCG, Indonesia Re Menjalin Kerja Sama dengan BPKP

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Minggu, 10 Maret 2024 | 11:30 WIB
Terus Meningkatkan GCG, Indonesia Re Menjalin Kerjasama dengan BPKP (Jennaira)
Terus Meningkatkan GCG, Indonesia Re Menjalin Kerjasama dengan BPKP (Jennaira)

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan bahwa bentuk penyimpangan yang paling banyak terjadi di BUMN adalah kecurangan dalam laporan keuangan.

“Bahkan ada perusahaan BUMN yang seharusnya dalam laporan keuangan rugi, tapi menjadi untung,” tambahnya.

Baca Juga: Tips Menghindari Sambaran Petir Saat Cuaca Buruk, 9 Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Terhindar dari Bahaya

Menteri BUMN, Erick Thohir menambahkan, transformasi di BUMN masih terus berjalan dan berkembang.

Ada stigma yang berbicara BUMN sudah bagus, baik, tapi ini belum selesai.

"Dari benchmarking yang kita lakukan di seluruh dunia selama empat tahun ini sebenarnya baru membangun fondasi dan struktur untuk lebih berkembang,” ujar Erick.

Setelah MoU, pengelolaan risiko dan pencegahan fraud dengan manajemen anti penyuapan, whistleblower system dan pengelolaan fraud lain.

Baca Juga: Info Lowongan Magang di BUMN, Perum DAMRI Buka Posisi Desain Interior untuk Penempatan di Jakarta Timur

Melalui pemberian asistensi, reviu, sosialisasi, asesmen, bimbingan teknis, evaluasi, audit dengan tujuan tertentu, termasuk audit investigasi.

BPKP akan menyediakan data dan informasi untuk kepentingan perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan pengawasan, juga memberikan asistensi.

Serta peningkatan kapasitas terkait pelaksanaan kegiatan digital forensik, tata laksana, serta pemanfaatan laboratorium kepada Indonesia Re.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini