Kabar BUMN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) makin memperkuat ekonomi umat dengan mendorong peningkatan penyaluran zakat perusahaan.
Di ramadhan tahun 2024 ini, BSI menyerahkan Rp222,7 miliar zakat perusahaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Jumlah ini melesat 29% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Hery Gunardi Direktur Utama BSI menuturkan pihaknya dapat mendorong kenaikan zakat seiring dengan pertumbuhan laba bersih perseroan sepanjang 2023.
Baca Juga: Menu Sehat yang Wajib Ada Saat Berbuka Puasa, Kembalikan Asupan Nutrisi yang Hilang
Dari total zakat yang disalurkan, sebesar Rp189,7 miliar merupakan zakat dari laba perusahaan dan Rp33 miliar merupakan zakat pegawai.
Dengan angka tersebut, BSI kembali menjadi perusahaan dengan volume zakat terbesar di Indonesia.
Hery menambahkan, pihaknya erharap dengan zakat yang disalurkan, BSI dapat semakin berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian umat juga kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Menu Sehat yang Wajib Ada Saat Berbuka Puasa, Kembalikan Asupan Nutrisi yang Hilang
“Kami sadar bahwa peran kami tak hanya sebatas pada ranah perbankan syariah."
"Dengan komitmen yang mendalam pada keadilan sosial dan kesejahteraan umat, BSI berupaya untuk melampaui batas-batas perbankan syariah biasa."
"Semoga dengan terus bertambahnya kontribusi zakat ini, BSI dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik sebagai bank syariah terbesar di Indonesia,” kata Hery.
Hery menyebutkan bahwa pembayaran zakat ini mencerminkan salah satu aspek unik dari bank syariah, yang mampu memberikan nilai tambah bagi bangsa.
Artikel Terkait
BSI & Alumni IPB Jadikan Deposito Wakaf Solusi Bagi Mahasiswa Tidak Mampu
Pasar Perbankan Syariah Masih Besar, BSI Targetkan Peningkatan 2-3 Juta Nasabah per Tahun
BSI Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Pesantren Lewat Agen Laku Pandai
Berkomitmen dan Dukung Dunia Olahraga, BSI Dukung F1 Powerboat di Danau Toba