Kabar BUMN - Banjir yang melanda wilayah selatan pada beberapa waktu lalu diketahui merendam jalur rel di wilayah Semarang.
Hal ini menyebabkan sejumlah perjalanan KA yang melintas di jalur Pantura mengalami keterlambatan.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan bahwa banjir yang melumpuhkan sejumlah perjalanan kereta di Kota Semarang bukan hanya karena cuaca ekstrem.
Baca Juga: Nikmati Segarnya Es Dawet Ngudi Roso Kalasan, Pelopor Es Dawet di Daerah Prambanan
Namun juga karena kota Semarang yang sedang mengalami penurunan tanah.
"Karena seperti yang sudah diketahui. Wilayah Semarang itu kan memang mengalami penurunan. Kalau wilayah lain belum banjir, di situ banjir lebih dulu."
"Apalagi ada banjir rob, jadi banjirnya tidak hanya dari hujan. Tapi diperparah dengan banjir rob dari laut," kata Dwikorita ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Guna mengantisipasi hal tersebut, per Kamis (14/3) pukul 04.30, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api.
Baca Juga: Anak Usaha ASDP Terus Perkuat Layanan Ferry Jarak Jauh Guna Dukung Keberlangsungan Logistik Nasional
Yakni kereta api dengan pemberangkatan awal dari Daop 4 Semarang dan melaksanakan rekayasa pola operasi bagi perjalanan kereta api lainnya.
Adapun KA- KA yang dibatalkan pada Kamis (14/3) pagi ini yaitu:
- KA Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol - Surabaya pasarturi.
- KA Blora Jaya relasi Cepu - Semarang Poncol.
- KA Kedungsepur relasi Semarang Poncol - Ngrombo.
- KA Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan.
“KAI menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan KA-KA tersebut."
Artikel Terkait
KAI Ingatkan Kembali Aturan Penggunaan Stop Kontak di Kereta Api Demi Kenyamanan Bersama
KAI Ajak Railfans Napak Tilas ke Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran-Cijulang
Beli Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Lebih Hemat Pakai Livin' Paylater, Promo Hanya Berlaku Sampai 31 Maret 2024
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Lakukan Perombakan Komisaris dan Direksi