Satelit Merah Putih 2 Didukung Kapasitar Besar, CDO Telkomsat: Untuk Menghubungkan Indonesia dengan Lebih Baik

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 18 Maret 2024 | 13:30 WIB
Direktur Pengembangan Telkomsat, Anggoro Kurnianto Widiawan dalam program wawancara Sea Today Business. (telkomsat.co.id)
Direktur Pengembangan Telkomsat, Anggoro Kurnianto Widiawan dalam program wawancara Sea Today Business. (telkomsat.co.id)

Kabar BUMN - Dalam upaya berkelanjutan menyediakan akses konektivitas yang merata di seluruh Indonesia, TelkomGroup telah meluncurkan Satelit Merah Putih 2.

Peluncuran Satelit Merah Putih 2 menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX pada 21 Februari 2024 dari Cape Canaveral, Florida, AS.

Satelit Merah Putih 2 sebagai satelit berkapasitas besar pertama milik Telkom Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, cakupan, dan kemampuan jaringan secara signifikan.

Baca Juga: Telkomsat Siap Luncurkan Satelit HTS Baru, Akses Internet Bakal Merata Sampai ke Pelosok Negeri

Satelit ini memiliki tujuan utama membawa kapasitas tambahan, cakupan, serta kemampuan untuk TelkomGroup dalam menyediakan konektivitas yang lebih baik dan bermakna di seluruh Indonesia.

Demikian penjelasan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan, dalam satu wawancara yang dihelat untuk berbagi wawasan mengenai peluncuran Satelit Merah Putih 2.

Konektivitas tersebut, lanjut Anggoro, tidak hanya di area dengan populasi tinggi tetapi juga di daerah terpencil, termasuk di laut.

Baca Juga: Bertemakan Discovering New Horizon 2024 Telkomsat Gelar Acara Commander Call Q4 2023 Secara Hybrid

Anggoro mengungkapkan, Satelit Merah Putih 2 ini berbeda dengan satelit-satelit yang pernah di luncurkan Telkom karena berkapasitar besar.

"Dengan satelit ini, kami ingin meningkatkan pengalaman pengguna hingga sepuluh kali lipat dibandingkan dengan satelit sebelumnya, memperluas cakupan kami, dan menjangkau pengguna di wilayah terpencil," imbuhnya.

Adapun target pelanggan, Anggoro menyebutkan, kapasitas satelit ini umumnya dipesan operator VSAT (Very Small Aperture Terminal) yang memanfaatkan kapasitasnya untuk melayani penggunanya seperti perusahaan, sektor perbankan, dan sektor pertambangan.

Baca Juga: Jelang Natal 2023, Telkomsat Menyalurkan Berbagai Bantuan untuk Panti Asuhan Yayasan Bhakti Kasih Abba, Bogor

"Fase pertama akan sangat membantu operator VSAT untuk menyebarkan dan memperluas cakupan layanannya serta memperluas aplikasinya kepada pengguna," tambah Anggoro.

Anggoro menggarisbawahi bahwa satelit merupakan bagian dari ekosistem konektivitas digital yang sangat kompetitif.

Diterangkannya, “Satelit memiliki karakteristik unik yang tidak sensitif terhadap jarak, yang berarti biaya konektivitas antara dua gedung di Jakarta akan sama dengan koneksi dari Jakarta ke Jayapura.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: telkomsat.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini