Terus Dorong Inklusi Keuangan Lewat Digitalisasi, Peran BRI Diapresiasi Peneliti Harvard University

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 20 Maret 2024 | 16:00 WIB
Terus Dorong Inklusi Keuangan Lewat Digitalisasi, Peran BRI Diapresiasi Peneliti Harvard University. (bri.co.id)
Terus Dorong Inklusi Keuangan Lewat Digitalisasi, Peran BRI Diapresiasi Peneliti Harvard University. (bri.co.id)

Kabar BUMN – Beberapa hari yang lalu, Research Affiliate at Harvard University Beatriz Armendariz hadir dalam acara BRI Microfinance Outlook 2024 yang digelar di Jakarta.

Dalam acara tersebut, Beatriz mengungkapkan apresiasinya terhadap peran BRI yang terus mendorong inklusi keuangan di seluruh penjuru negeri sebagai upaya untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

“BRI yang berdiri sejak 1895 terus berkembang pesat dan menciptakan kontribusi besar. Perusahaan ini mampu mendorong dan menciptakan inklusi keuangan terutama dalam pertumbuhan berkelanjutan yang inklusif,” ujar Beatriz.

Baca Juga: PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Menurut Beatriz, perluasan inklusi keuangan dapat dilakukan karena BRI semakin maju mengikuti perkembangan zaman dan didukung oleh digitalisasi.

Salah satunya di bisnis kredit mikro BRI dimana modelnya sangat dipersonalisasi dengan akses yang mudah dijangkau.

Keterjangkauan tersebut sesuai dengan strategi BRI yang fokus pada journey dan karakteristik nasabahnya, sehingga penyaluran pembiayaannya dapat lebih terstruktur dan tersistematis dalam satu ekosistem.

Baca Juga: Sambut HUT ke-51, ASDP Menggelar Journalism Awards 2024, Sebagai Wujud Apresiasi Bagi Insan Pers

Direktur Utama BRI Sunarso kemudian memperkuat pernyataan Beatriz.

Menurutnya, BRI juga memiliki AgenBRILink yang merupakan branchless banking untuk hadirkan layanan yang dekat, cepat, dan lengkap kepada seluruh masyarakat.

“Maka kemudian kita juga kembangkan jaringan, yang tadinya berupa cabang yang kemudian kadang orang-orang itu segan mau datang ke cabang. Mereka lebih senang datang ke tetangganya maunya ke warung, maka warung kita konversi menjadi cabang itulah yang kita sebut AgenBRILink,” ujar Sunarso.

Baca Juga: Tempat-tempat yang Menjadi Awal Mula Peradaban Islam di Kairo, Mesir, Bangunannya Masih Dipertahankan Hingga Kini

Saat ini BRI telah memiliki 741.000 AgenBRILink dengan volume transaksi mencapai Rp1.400 triliun.

“AgenBRILink merupakan salah satu contoh bentuk strategi BRI bertransformasi untuk selalu menerapkan strateginya yang inline dengan concern pembangunan ekonomi nasional, yang tidak hanya sekedar tumbuh tapi juga merata,” tambah Sunarso.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: bri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini