Antisipasi Lonjakan Pemudik 2024 di Pelabuhan Merak, Menhub dan Menko PMK Gelar Rakor

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Minggu, 24 Maret 2024 | 13:00 WIB
Antisipasi Lonjakan Pemudik 2024 di Pelabuhan Merak, Menhub dan Menko PMK Gelar Rakor (Jennaira)
Antisipasi Lonjakan Pemudik 2024 di Pelabuhan Merak, Menhub dan Menko PMK Gelar Rakor (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama dengan Menko PMK Muhadjir Effendy kembali melakukan rapat koordinasi sekaligus kunjungan lapangan di Pelabuhan Merak, Banten.

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (23/3/3024) ini dalam rangka memastikan kesiapan layanan penyeberangan menghadapi Angkutan Lebaran 2024.

Dalam rakor tersebut hadir pula Kakorlantas Polri Aan Suhanan, PJ Gubernur Banten Al Muktabar, Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Dirjen Perhubungan Laut Antoni Arif Priadi.

Baca Juga: Pemprov Lampung Gandeng Pertamina Patra Niaga Turun Lapangan Cek Pangkalan Resmi Guna Pastikan Pasokan LPG Lancar

Adapula Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono dan Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP, M Yusuf Hadi.

Menhub Budi Karya mengungkapkan bahwa berdasarkan kajian yang dilakukan oleh instansinya bahwa diperkirakan akan ada kenaikan signifikan jumlah pemudik pada periode Angkutan Lebaran 2024 sekitar 50%.

Atau mencapai 193,6 juta orang bila dibandingkan periode sama pada tahun lalu yang hanya berkisar 121 juta pemudik.

“Sudah diketahui bahwa akan ada kenaikan yang besar, 50% atau 193 juta orang akan mudik dan angka itu terverifikasi dengan baik."

Baca Juga: Tips Ampuh Atasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran 2024

"Secara khusus saya pesankan kepada ASDP dan stakeholder agar seyogyanya kapal-kapal yang besar dan kecepatan lebih tinggi itu agar didahulukan,” kata Menhub Budi.

Kepala Korlantas Polri Brigjen Polisi Aan Suhanan menyebut akan ada 1.9 juta kendaraan pribadi keluar dari Jabodetabek dan 22% diantaranya akan mengarah ke Sumatera.

Dari data tersebut diprediksi sekitar 400 ribu kendaraan akan melintasi selat Sunda melalui pelabuhan Merak serta pelabuhan penunjang Ciwandan dan BBJ.

“Kita akan lakukan penundaan perjalanan atau delaying system sehingga tidak menganggu arus lalu lintas reguler."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini