PNM Tingkatkan Kompetensi dengan Beri Pelatihan Batik Ecoprint Kepada Para Nasabah

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Selasa, 26 Maret 2024 | 21:00 WIB
Pelatihan Batik Ecoprint yan diikutui 12 nasabah PNM Mekaar digelar di Galeri Batik Puspita Mekar, Laweyan, Solo beberapa waktu lalu. (pnm.co.id)
Pelatihan Batik Ecoprint yan diikutui 12 nasabah PNM Mekaar digelar di Galeri Batik Puspita Mekar, Laweyan, Solo beberapa waktu lalu. (pnm.co.id)

 

Kabar BUMN - Sebagai upaya membantu pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), PT Permodalan Nasional Madani kembali mendorong nasabah PNM untuk mendapatkan pelatihan.

Sebanyak 12 nasabah PNM Mekaar dari berbagai daerah sejak tanggal 20-21 Februari 2024 melakukan kegiatan studi banding untuk meningkatkan edukasi dan ilmu baru kepada nasabah.

Yakni dalam dunia Batik Ecoprint di Galery batik puspita mekar, Laweyan, Solo.

Batik Ecoprint merupakan salah satu jenis batik yang proses produksinya menggunakan pewarna alami yang berasal dari tanin atau warna daun, akar atau batang yang diaplikasikan pada kain, setelah itu kain tersebut direbus.

Baca Juga: Perusahaan Tambak Udang di Maluku Berhasil Efisiensi Rp123 Juta Lebih per Hari Berkat Listrik PLN

Secara singkat batik Ecoprint adalah batik yang dimana cara pembuatannya membatik dengan menjiplak daun yang kemudian direbus.

Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan tiga modal yang diberikan PNM kepada nasabahnya, yaitu modal finansial yang diberikan melalui pembiayaan kepada nasabah PNM Mekaar.

Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah.

Baca Juga: Gejala Dehidrasi dari Ringan Sampai yang Berat, Waspada Mengalaminya Saat Sedang Beribadah Puasa

Kemudian, modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan/studi banding, serta berbagi info dan pengalaman.

Kegiatan studi banding merupakan wujud komitmen PNM sebagai lembaga pemberdayaan UMKM yang tidak hanya memberikan modal uang tetapi juga modal intelektual dan modal jaringan/sosial.
"Atusiasme yang ditunjukan narasumber serta peserta menghapus rasa lelah peserta dan penyelenggara."

Baca Juga: Sambut Angkutan Lebaran Perdana, KCIC Pastikan Seluruh Prasarana Kereta Cepat Whoosh dalam Kondisi Andal

"Semoga ilmu yang diperoleh bisa dikembangkan didaerah masing masing peserta dan yang paling penting lagi adalah meningkatkan jejaring antar peserta dan narasumber."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini