"Banyak persyaratan yang harus dipenuhi, karena kita beralih ke tingkat nasional,” jelas Aryono.
Koperasi yang berdiri sejak tahun 1982 ini terus berusaha mengembangkan bisnis usahanya, tidak hanya dalam sektor jasa pendukung pariwisata di lingkungan Taman Wisata Candi.
Baca Juga: Susuri Kota Tua Gresik yang Kaya dengan Bangunan Indah Hasil Alkulturasi Budaya
Hal ini memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pengurus maupun seluruh anggota koperasi untuk turut berperan memajukan koperasi ini demi kepentingan bersama.
“Hal ini sesuai dengan nilai-nilai yang mendasari koperasi, yaitu kekeluargaan, mandiri, bertanggung jawab, demokrasi, persamaan, berkeadilan untuk kesejahteraan semua anggota,” terangnya.
Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Wulan Anggraeni, mendorong Koperasi Jasa Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko untuk melakukan ekspansi bisnis agar lebih berkembang, tidak hanya di lingkungan kawasan TWC semata, namun juga di luar wilayah wisata.
“Kita bisa bersinergi baik dengan dinai maupun koperasi-koperasi lain, untuk membuka wawasan, membaca peluang-peluang bisnis yang bisa dikembangkan atau juga memanfaatkan kerja sama antar koperasi untuk mengembangkan unit bisnis."
"Usaha spin off ini dilakukan agar berkembang untuk menghadirkan kesejahteraan bersama,” terangnya.
Sementara itu, pembina Koperasi Jasa TWC, Febrina Intan optimis dengan perkembangan kinerja koperasi, seiring dengan semakin berkembangnya bisnis TWC ke depan.
Melalui InJourney Destination Management, proyeksi pengelolaan heritage sites lain di Indonesia lebih terbuka untuk pengembangan bisnis perusahaan.
“Playground kita bukan lagi yogyakarta dan sekitarnya, tapi Nusantara."
"Itulah semangat InJourney Destination Management. Saya percaya dengan berkembangnya bisnis TWC, teman-teman koperasi juga berkembang lebih baik lagi."
"Jika koperasi berkembang, maka kesejahteraan akan semakin lebih baik,” pungkasnya.
Artikel Terkait
4 Jalur Trekking Sederhana dan Mudah Ditempuh, Isi Liburan Anak-anak Ke Sini Pasti Menyehatkan
Tinggalkan Barang-Barang Ini di Rumah Saat Traveling Agar Aman dari Kelebihan Bagasi
Setelah Beberapa Tahun Mengelola, PHE Resmi Alih Kelola Wilayah Kerja Siak dan Kampar kepada Energi Mega Persada
Program TJSL Pupuk Kujang, Maksimalkan Kembali Fungsi Masjid Al Muhsin Di Tasikmalaya