Pada bulan Februari, rata-rata harian pengguna pada weekday mencapai 51.840 pengguna, sedangkan pada bulan Maret mencapai 60.943 pengguna.
Oleh karena itu, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan eksplorasi potensi pertumbuhan yang lebih besar.
Mahendro menungkapkan pihaknya meyakini jumlah rata-rata pengguna harian saat ini belum mencapai puncaknya.
"Kami ingin melihat seperti apa pertumbuhan jumlah pengguna jika pola operasi yang diterapkan lebih konsisten dan panjang."
Baca Juga: Jamin Keamanan Layanan Pemudik, Menkopolhukam : Pelabuhan ASDP Telah Siap Hadapi Lonjakan Penumpang
"Kami percaya bahwa masih ada potensi besar yang dapat diraih dengan upaya yang terus-menerus," tambah Mahendro.
Dengan demikian, langkah KAI untuk kembali mengoperasikan 308 perjalanan LRT Jabodebek pada bulan April pengguna dapat mengandalkan LRT Jabodebek sebagai pilihan transportasi yang tepat waktu dan nyaman melintasi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Selain itu hal ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan lebih lanjut dalam penggunaan transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan di wilayah Jabodebek.
Artikel Terkait
Cepat Dipesan, KAI Tambah 49 Perjalanan KA Jarak Jauh untuk Tingkatkan Layanan di Long Weekend Ini
KAI Hadirkan Kereta Eksekutif New Generation di KA Argo Bromo Anggrek Mulai 29 Maret 2024
KAI Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen