Kejar Target Kelar Akhir 2024, Hutama Karya Jalankan Strategi Percepatan Proyek Bendungan Bulango Ulu

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Jumat, 26 April 2024 | 15:00 WIB
Proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I garapan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya)  (Hutama Karya)
Proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I garapan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) (Hutama Karya)

Kabar BUMN - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I garapan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo belum lama ini.

Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi mengungkapkan keyakinan besar terhadap proyek bendungan yang pertama di Gorontalo ini.

“Akan selesai Insya Allah akhir tahun ini sehingga bisa meningkatkan produktivitas pertanian serta perkebunan yang ada di Gorontalo dan sekitarnya karena ini waduk gede banget, bisa menampung 84 juta meter kubik,” kata Jokowi.

Baca Juga: Bendungan Bulango Ulu Karya Brantas Abipraya Bakal Memberi Banyak Manfaat Bagi Warga Gorontalo

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung proses pembangunan bendungan.

Yakni sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, memenuhi kebutuhan pasokan air baku dan manfaat lainnya bagi masyarakat setempat.

“Bendungan Bulango Ulu merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional yang berdiri di atas lahan seluas 483.05 Ha dengan progres yang cukup progresif,” ujar Adjib.

Baca Juga: Tetap Garap Proyek Bendungan Meninting saat Bulan Ramadhan, Hutama Karya Targetkan Selesai Tahun Ini

Lebih lanjut Adjib menambahkan bahwa sejumlah manfaat dapat dirasakan dari proyek senilai Rp 1,2 Triliun ini.

Seperti mengairi Daerah Irigasi (DI) ke wilayah DI Lomaya, DI Alale, dan DI Pilohayanga seluas 4.950 Ha, memenuhi kebutuhan air baku sebesar 2,2 m3 per detik untuk Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo dan sekitarnya.

Kemudian berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan kapasitas 4,96 megawatt.

Baca Juga: Andil Nindya Karya di Pengerjaan Bendungan dan Jaringan Irigasi Gumbasa yang Baru Diresmikan Presiden Joko Widodo

Termasuk sebagai sistem pengendalian dan mereduksi banjir hingga 84,62% serta berpotensi sebagai lokasi pariwisata.

“Proyek ini akan menjadi salah satu bendungan yang tertinggi di Indonesia mencapai 75 m dengan saluran pelimpah berbentuk terowongan sepanjang 369.06 m,” ujar Adjib.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini