Begini Cara Pertamina International Shipping Dorong Dekarbonisasi, Tekan Emisi 25,4 Ribu Ton

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Minggu, 28 April 2024 | 15:30 WIB
Cinta Bumi, PIS Sukses Tekan Emisi 25,4 Ribu Ton Setara CO2 (Pertamina)
Cinta Bumi, PIS Sukses Tekan Emisi 25,4 Ribu Ton Setara CO2 (Pertamina)

Kabar BUMN - PT Pertamina International Shipping (PIS), subholding Integrated Marine Logistics PT Pertamina (Persero), memperlihatkan komitmen nyata mendorong dekarbonisasi di sektor industri maritim.

PIS terus meningkatkan upaya dekarbonisasi dalam melaksanakan operasional bisnis atau kegiatan penunjang lainnya.

Upaya ini terbukti berhasil, dimana tercatat data dekarbonisasi PIS terus menunjukkan progress signifikan di setiap tahunnya.

Baca Juga: Dua Program TJSL Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih Penghargaan di Kancah Internasional

Tahun 2023, PIS mencatat penurunan angka emisi karbon sebanyak 25.445 ton setara CO2 (CO2e).

Angka ini bahkan melewati hingga 54% target penurunan emisi PIS yaitu di kisaran 11.659 ton setara CO2.

“Emisi karbon di tahun 2023 ini juga berhasil ditekan sangat signifikan jika dibandingkan dengan realisasi di tahun 2022 yang berada di 6.866 ton setara CO2, atau naik hingga 270%,” kata Corporate Secretary PIS Muh. Aryomekka Firdaus.

Baca Juga: Pertamina Rampungkan Survei Seismik 3D Kepuh di Kabupaten Karawang, Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

Keberhasilan ini dilakukan dengan melakukan 9 langkah utama yang terbagi dengan 3 kategori.

Yakni upaya menekan emisi CO2 dengan Greenhouse Gases (GHG) atau pencegahan efek rumah kaca, Non Greenhouse Gases untuk emisi non karbon, dan penekanan emisi melalui pelestarian ekosistem atau Nature and Ecosystem Based Solutions (NEBS).

Upaya yang dilakukan untuk pencegahan efek rumah kaca atau GHG antara lain; pemanfaatan biofuel untuk kapal-kapal PIS di mana 50% kapal yang dioperasikan sudah memanfaatkan Bio Fuel.

Baca Juga: Pertamina NRE-Fikom Unpad: Praktisi-Akademisi Garap Komunikasi Strategis Transisi Energi

Kemudian pengoperasian kapal-kapal berteknologi dual fuel seperti Very Large Gas Carrier (VLGC) yang lebih ramah lingkungan.

Termasuk instalasi peralatan energy saving device di kapal-kapal, pemasangan solar panel, efisiensi operasional, serta upaya memenuhi sertifikasi Energy Efficiency Existing Ship Index (EEXI) dan Carbon Intensity Indicator (CII).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini