KRI Banjarmasin-592, sebagai kapal pendukung militer, dilengkapi dengan meriam kaliber 44mm, mampu mengangkut tiga helikopter, 22 tank medium, serta berbagai kendaraan tempur lainnya.
Baca Juga: Kapal Selam Tanpa Awak Berteknologi AI Jadi Sorotan CEO PT PAL di Future Submarine Seminar
Sedangkan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, yang merupakan kapal rumah sakit, dilengkapi dengan fasilitas medis lengkap seperti ruang UGD, ICU, HCU, radiologi, laboratorium, dan ruang operasi.
TNI AL telah menyiagakan setidaknya empat unit kapal perang di perairan Bali untuk mengamankan forum ini, termasuk KRI Makassar-590, KRI Banjarmasin-592, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, dan fregat KRI Ahmad Yani-351.
Keberhasilan kedua kapal ini dalam berbagai misi internasional, seperti pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dan pembebasan sandera di Somalia, semakin menegaskan kualitas dan keandalan produk karya anak bangsa.
Dengan teknologi dan inovasi yang dimiliki, TNI AL dan PT PAL Indonesia terus berkontribusi dalam menjaga keamanan nasional dan global serta memberikan solusi atas tantangan kelangkaan air tawar.***
Artikel Terkait
Armada Kapal Perang Buatan PT PAL Unjuk Gigi di Latopslagab 2024: Sukses Tembakkan Rudal dan Torpedo!
Kapal Selam Tanpa Awak Berteknologi AI Jadi Sorotan CEO PT PAL di Future Submarine Seminar
Pererat Hubungan dengan Intitusi Akademik, PT PAL Sambut Hangat Kunjungan Studi Delegasi UNHAN RI
PT PAL Indonesia Kerja Sama dengan Angkatan Laut Belanda di Bidang Maritim
Kapal Cepat Rudal Buatan PT PAL, KRI Kerambit-627 Unjuk Kegesitan dalam Latihan Bersama CARAT 2024