Kabar BUMN - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) resmi menetapkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,55 juta ton untuk tahun 2024.
PT Pupuk Indonesia (Persero), sebagai BUMN yang ditugaskan untuk memproduksi dan mendistribusikan pupuk bersubsidi, mengadakan sosialisasi langsung di Sumatera Utara kepada petani, pemilik kios, distributor, dan dinas pertanian setempat.
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Eko Setyo Nugroho, menyatakan bahwa Pupuk Indonesia Grup berkomitmen mendukung produksi dan penyaluran pupuk bersubsidi agar berjalan lancar dan tepat sasaran.
"Pemerintah telah menaikkan alokasi kuota pupuk bersubsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton.
"Pupuk Indonesia Grup siap memenuhi penambahan alokasi ini serta mengawasi distribusi dan penebusan agar pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani yang berhak," ujar Eko, seperti dikutip KabarBUMN.com dari pupuk-indonesia.com, Minggu (26/5/2024).
Berdasarkan Kepmentan Nomor 249 Tahun 2024, alokasi subsidi pupuk terdiri dari empat jenis: Urea, NPK, NPK Formula Khusus, dan pupuk Organik.
Alokasi ini mencakup 4,63 juta ton untuk Urea, 4,28 juta ton untuk NPK, 136.870 ton untuk NPK Formula Khusus, dan 500.000 ton untuk pupuk Organik.
Untuk Sumatera Utara, alokasi ditetapkan sebesar 478.298 ton, meningkat dari 234.848 ton sebelumnya.
Rinciannya meliputi 212.943 ton Urea, 233.888 ton NPK, 5.979 ton NPK Formula Khusus, dan 25.488 ton pupuk organik.
Pupuk Indonesia juga menyiapkan fasilitas penunjang seperti 25 gudang Lini III, 77 distributor, dan 2.360 kios/pengecer serta 32 petugas lapang untuk memastikan kelancaran distribusi.
Sejalan dengan Permentan Nomor 01 Tahun 2024, Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi yang saat ini mencapai 2,04 juta ton secara nasional dan 147.374 ton di Sumatera Utara.
Artikel Terkait
Pupuk Indonesia: 9,55 Juta Ton Pupuk Subsidi Siap Disalurkan ke Petani Terdaftar
Dukung Ketahanan Pangan Kawasan ASEAN, Pupuk Indonesia Berikan Akses Pupuk Berkualitas Tinggi untuk Petani Timor Leste
Bersama Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produktivitas Padi di Timor Leste hingga 7,5 Ton per Hektare
Deadline Hari Ini! Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang Bersertifikat BUMN, Hanya Satu Posisi yang Tersedia
Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi di Jawa Tengah, Kali Ini Mencapai Lebih dari 100 Ribu Ton