Kabar BUMN - Produk usaha dari bahan lokal semakin menggema, baik di dalam negeri maupun di mancanegara.
Salah satu contohnya adalah usaha kayu rotan milik Misriwati, seorang nasabah BRI yang tinggal di Lowokwaru, Kota Malang.
Berbekal modal awal sebesar Rp5 juta, Misriwati memulai usahanya setelah sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan Amerika Serikat pada tahun 1998.
Baca Juga: Inaugurasi Desa BRILiaN Batch 1 2024, BRI Beri Apresiasi Bagi 40 Desa Terpilih
Di sana, ia belajar mengolah besi, metal, dan rotan menjadi produk siap pakai.
Pengalaman ini menginspirasi Misriwati untuk memulai bisnis anyaman rotan sendiri lima tahun kemudian dengan nama Dona Doni Rattan.
Beruntungnya, ia bisa memperoleh bahan baku rotan dari sisa-sisa perusahaan tempatnya bekerja sebelumnya.
Baca Juga: HR Asia Kembali Menobatkan BRI Sebagai Best Companies to Work for in Asia
“Dengan modal itu, saya membeli bahan baku besi dan membayar lima karyawan,” kenangnya.
Namun, bisnisnya sempat terguncang oleh krisis ekonomi pada tahun 2008, yang menyebabkan ekspor terhenti dan kerugian mencapai Rp500 juta.
Di tengah kebingungan, Misriwati mendapatkan pinjaman dari BRI sebesar Rp150 juta melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang digunakan untuk membangun rumah produksi di Kelurahan Tasikmadu, Lowokwaru.
Baca Juga: Program BRI Menanam - Grow & Green, Upaya BRI Pulihkan Ekosistem dan Lawan Perubahan Iklim
Misriwati menegaskan bahwa KUR BRI sangat membantu keberlangsungan bisnisnya.
Kini, ia aktif sebagai ketua klaster BRI di kampungnya, mengajak masyarakat untuk berbisnis dengan memanfaatkan KUR BRI.
Artikel Terkait
IPK 2.75 Bisa Daftar Lowongan Kerja BUMN! Ini Loker Bank BRI 2024 dan Kualifikasinya
Optimalkan Pendapatan Recovery, BRI Dorong Pemasaran Aset Bermasalah Melalui Platform Pemasaran Digital
Program BRI Menanam - Grow & Green, Upaya BRI Pulihkan Ekosistem dan Lawan Perubahan Iklim
HR Asia Kembali Menobatkan BRI Sebagai Best Companies to Work for in Asia
Inaugurasi Desa BRILiaN Batch 1 2024, BRI Beri Apresiasi Bagi 40 Desa Terpilih