BBM Satu Harga, Pertamina Bersama BPH Migas Resmikan 7 Lembaga Penyalur BBM

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Selasa, 4 Januari 2022 | 10:42 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan gandeng BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas meresmikan secara bersama 7 titik lembaga penyalur bahan bakar minyak, melalui program BBM Satu Harga. Penerapan BBM Satu Harga ini adalah bukti program energi berkeadilan bagi masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Adapun peresmian acara tersebut simbolis dilakukan di kantor Fuel Terminal Banjarmasin pada 13 Desember 2021 lalu.  Total 323 lembaga penyalur yang telah Pertamina bangun tersebar di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan Perpres No. 63 Tahun 2020 sejak awal kehadiran program BBM 1 Harga pada tahun 2017 sampai Desember 2021. Sementara itu khusus untuk Tahun 2021, Pertamina sudah membangun 80 SPBU, jumlah tersebut melebihi target awal yang telah ditentukan pemerintah yaitu 76 SPBU. Di tahun 2021, Regional Kalimantan telah berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu 23 SPBU. 23 SPBU tersebut yang merupakan BBM 1 Harga tersebar di seluruh provinsi yang ada di Kalimantan antara lain; Provinsi Kalimantan Tengah berjumlah 3 SPBU, Provinsi Kalimantan Selatan berjumlah 1 SPBU, Provinsi Kalimantan Barat berjumlah 14 SPBU, dan Provinsi Kalimantan Utara berjumlah 5 SPBU. Pertamina sendiri ditargetkan untuk bisa membangun total 573 SPBU sampai dengan Tahun 2024. “Dengan resminya 7 titik BBM Satu Harga yang kita lakukan pada hari ini, Pertamina bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas kembali mewujudkan energi berkeadilan bagi saudara-saudara kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses untuk menikmati energi dengan harga yang terjangkau,” ungkap Freddy Anwar, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Freddy menambahkan realisasi volume penyaluran BBM 1 Harga terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2021 ini volume BBM yang tersalurkan kepada masyarakat sudah mencapai 101.896 KL. Hal ini menunjukkan bahwa dampak program BBM 1 Harga telah berhasil memberi akses energi yang mudah dengan harga sama hingga ke wilayah 3T di seluruh Indonesia. Sementara itu, Komite BPH Migas, Abdul Halim, dalam sambutannya mengungkapkan harapan akan BBM 1 Harga bagi masyarakat. “Kami menargetkan BBM 1 Harga tidak hanya dapat mendukung pemerataan energi di seluruh negeri namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat di daerah tersebut,” ungkap Freddy.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini