Kolaborasi Layanan Syariah LinkAja dan Bank Syariah Indonesia, Ini Dia Fitur-Fitur yang Akan Didapat Nasabah

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Senin, 29 November 2021 | 18:00 WIB
Layanan Syariah LinkAja meresmikan kolaborasinya dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai rekanan layanan keuangan syariah melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Rabu (25/11). Kolaborasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen Layanan Syariah LinkAja dalam mendukung masyarakat ekonomi syariah di Indonesia agar mudah mengakses ekosistem digital yang lengkap dan dapat memenuhi segala jenis kebutuhan.  Acara penandatanganan MoU antara Layanan Syariah LinkAja dengan Bank Syariah Indonesia ini dihadiri oleh Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi, Direktur Marketing LinkAja Wibawa Prasetyawan, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi dan  Direktur Teknologi informasi Bank Syariah Indonesia Achmad Syafii.  Dalam sambutannya, Direktur Marketing LinkAja Wibawa Prasetyawan mengungkapkan tujuan dari kerja sama ini. “Kami berterima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada LinkAja dari BSI. Insya Allah dengan berjamaah, langkah kita akan dimudahkan untuk memajukan literasi keuangan digital di Indonesia dan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional di tengah tantangan pandemi Covid-19.” Iwan juga menyebutkan beberapa fitur yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh nasabah, yakni layanan penarikan dana LinkAja di ATM BSI tanpa kartu, transfer layanan syariah LinkAja ke rekening BSI, hingga tunjangan karyawan BSI melalui aplikasi LinkAja syariah.  “Kami beruntung dan sangat antusias dapat berkolaborasi dengan BSI. Hal ini juga sejalan dengan gerakan yang ditanamkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2019 mengenai master plan ekonomi syariah yang akan membuat Indonesia menjadi makmur, mandiri dan madani. Harapannya, Indonesia akan menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia,” tutup Iwan. Sementara itu, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi berkata LinkAja dan BSI memiliki fitur unggulan menarik yakni pembukaan rekening BSI melalui LinkAja. “Nantinya para customer LinkAja dapat membuat rekening BSI baru melalui aplikasi LinkAja tanpa perlu pergi ke kantor cabang.”  Hery juga menyebutkan bahwa terjadi perubahan customer behaviour dalam dua tahun terakhir. Semenjak pandemi, 95% transaksi dilakukan online dan 5% transaksi dilakukan secara offline. Karena itu melalui kolaborasi ini, LinkAja dan BSI harus kerja cepat dalam membuat terobosan-terobosan baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini