Mulai hari Minggu (18/7), Perum BULOG memulai penyaluran tambahan bantuan beras untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, setelah adanya penyerahan data dari Kementerian Sosial. Pendistribusian ini ditandai dengan pemberangkatan perdana truk pengangkut bantuan beras dari Komplek Pergudangan BULOG Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penyaluran bantuan serupa juga dilakukan serentak di semua gudang BULOG di penjuru Indonesia. “Sesuai instruksi dari Presiden, mulai hari ini, tambahan Bantuan Beras PPKM akan kami kirimkan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai dan 10 juta KPM Program Keluarga Harapan, sesuai data yang kami terima dari Kemensos. Masing-masing KPM nanti akan mendapat tambahan bantuan beras sebanyak 10 kg,” kata Direktur Utama BULOG Budi Waseso. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan seluruh jajaran untuk mempercepat penyaluran semua bantuan negara di tengah kebijakan PPKM Darurat. Perum BULOG sudah menyiapkan beras sebanyak 200.000 ton untuk tambahan bantuan beras PPKM, sesuai hasil Rapat Internal bersama Presiden dan sejumlah Menteri terkait. Budi Waseso juga menegaskan BULOG telah menetapkan ‘quality control management’ yang bertugas memastikan kualitas beras BULOG sesuai standar kualitas terbaik. BULOG juga berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan dengan membentuk Tim monitoring dan Evaluasi (Monev) BULOG. “Selain membentuk Tim Monev, jajaran direksi dan tim juga terjun langsung melakukan pengecekan tahap akhir guna memastikan penyaluran tambahan Bantuan Beras PPKM 2021 ini dapat berjalan lancar sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” kata Budi Waseso.
-