Bantu Sediakan Kebutuhan Sandang, Brantas Abipraya Ukir Senyum Masyarakat Papua

Photo Author
- Kamis, 13 Januari 2022 | 10:40 WIB

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Satuan Yonif Para Rider 328/Dirgahayu menghadirkan senyum dan keceriaan tahun baru untuk masyarakat daerah perbatasan di Papua. BUMN yang unggul dalam pembangunan konstruksi bendungan, gedung, jalan dan jembatan ini terus berbagi untuk membuktikan komitmennya yang selalu hadir untuk Indonesia, kali ini dengan menyerahkan sejumlah bantuan sandang kepada masyarakat Papua. “Dengan menggandeng Yonif Para Rider 328 ini, semoga bantuan 500 pakaian untuk masyarakat Intan Jaya, Papua dari Brantas Abipraya ini dapat menambah keceriaan masyarakat di sana. Melihat kondisi sosial di daerah perbatasan tersebut yang jauh dari kehidupan perkotaan, kegiatan ini diharapkan juga dapat menambah kesejahteraan, juga menumbuhkan rasa cinta NKRI,” ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas. Anas menambahkan, aksi sosial ini mencerminkan bukti nyata penerapan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada Pilar Pembangunan Sosial. Sebelumnya, Brantas Abipraya juga pernah melaksanakan kegiatan kepedulian yang serupa untuk memenuhi masalah kekurangan sandang yang dibutuhkan warga masyarakat di perbatasan ini. Pada tahun 2018, Brantas Abipraya telah menyalurkan 500 buah tas sekolah serta 500 eksemplar buku pengetahuan bela negara dan buku sejarah untuk turut berkontribusi meningkatkan pendidikan anak Indonesia. Hal ini mantapkan posisi Brantas Abipraya sebagai BUMN konstruksi yang selalu ada untuk Indonesia, dalam hal ini kehadirannya untuk masyarakat Papua. Bahkan, pada tahun yang sama, Brantas Abipraya bersama enam BUMN lainnya juga mengucurkan bantuan untuk renovasi 22 unit kamar mandi sebagai fasilitas penunjang di sekolah-sekolah yang ada di Jayapura.  Atas keseriusannya dalam mendukung program Pemerintah melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan), Brantas Abipraya berhasil meraih penghargaan sebagai Best TJSL Award 2021, kategori Infrastruktur yang digelar oleh Warta Ekonomi secara virtual di Jakarta.  “Melalui program TJSL Abipraya, kami selalu berkomitmen untuk berperan serta menjalankan roda perekonomian Indonesia apalagi di saat bangsa kita diterpa wabah COVID-19. Dalam pelaksanaan program TJSL, kami fokus untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi, lingkungan, hukum dan tata kelola yang merupakan pilar dari tujuan pembangunan berkelanjutan,” imbuh Anas. Anas mengatakan program TJSL Brantas Abipraya tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka, namun juga berupa pemberian modal kerja kepada mitra binaannya dan penyaluran CSR. Hingga saat ini, Brantas Abipraya memiliki sebanyak 43 mitra binaan dengan berbagai spesifikasi bidang pekerjaan. Brantas Abipraya juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para mitra binaannya.  Selama pandemi COVID-19, BUMN yang turut aktif membangun proyek strategis nasional (PSN) ini memiliki beberapa program unggulan lain yang sejalan dengan 4 pilar TJLS, yakni pilar pembangunan ekonomi, pilar pembangunan sosial, pilar pembangunan lingkungan dan pilar pembangunan hukum dan tata kelola. Brantas Abipraya memiliki program sertifikasi profesi untuk pilar bidang sosial. Program ini merupakan pionir yang menjadi unggulan sehingga mendapatkan support langsung dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Perusahaan BUMN yang dikenal handal dalam pembangunan bendungan ini juga menunjukkan kehadirannya untuk Indonesia dengan menyokong pemerintah dalam penanganan pandemi. Berbagai kegiatan yang dilakukan diantaranya yakni membagikan sembako kepada masyarakat sekitar Kantor Pusat dan seluruh proyek yang tersebar di Indonesia, serta mengadakan vaksin gratis untuk masyarakat kelurahan Cipinang Cempedak, Jakarta. Brantas Abipraya juga turut aktif menggerakkan perekonomian masyarakat saat pandemi melalui program Orangtua Asuh yang melibatkan Insan Abipraya untuk menjadi orangtua bagi anak-anak Indonesia dari keluarga pra sejahtera. Pada pilar pembangunan lingkungan, Brantas Abipraya berkontribusi menyediakan failitas air bersih di Sukabumi dengan bersinergi bersama beberapa perusahaan BUMN. Selain itu, sejak tahun 2018 Brantas Abipraya telah melakukan penanaman 12.500 bibit pohon sengon yang kini pengelolaanya bermitra dengan warga lokal di Kampung Legok Banteng, Desa Cijayanti, Bogor. Tahun 2020, BUMN ini juga melakukan penanaman ribuan pohon di area PLTM Padang Guci, Bengkulu. “Masyarakat adalah salah satu elemen penting untuk kemajuan Brantas Abipraya. Ini adalah bukti komitmen sebagai BUMN yang tak hanya fokus membangun Indonesia melalui karya infrastruktur namun juga dengan turut mensejahterakan, membantu sesama. Kegiatan TJSL ini merupakan sarana untuk dapat mendekatkan Brantas Abipraya dengan masyarakat yang berada di sekitar. Sehingga nilai manfaat keberadaan kami benar-benar dapat langsung dirasakan dan berdampak untuk warga,” tutup Anas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tim Editorial KabarBUMN

Terkini