Dorong Misi Kemanusiaan, Garuda Indonesia Terbangkan Bantuan Untuk Afghanistan

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Jumat, 14 Januari 2022 | 10:36 WIB

Garuda Indonesia menerbangkan 2 (dua) armada Airbus A330-300 yang mengangkut bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Kabul, Afghanistan yang merupakan bagian inisiasi Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI untuk rakyat Afghanistan pada Minggu (09/01) lalu.  Melalui program "Indonesia Humanitarian Aid to the People of Afghanistan", Garuda Indonesia menerbangkan sedikitnya 65 ton bantuan kemanusian yang dipersiapkan oleh Kementerian Luar Negeri RI yang terdiri dari bantuan kebutuhan pokok dan kebutuhan penunjang lainnya.  Adapun penerbangan tersebut turut dikawal oleh Tim Diplomat Kementerian Luar Negeri RI, Tim Medis, maupun Tim Pengamanan guna memastikan kelancaran proses pendistribusian bantuan kemanusiaan tersebut.  Humanitarian Flight tersebut diberangkatkan dari Jakarta menggunakan penerbangan GA 7900 yang berangkat pada dini hari tadi dan telah tiba di Kabul, Afghanistan pada pukul 12.34 WIB. Sedangkan, penerbangan GA 7720 tiba di Kabul pada pukul 13.04 WIB.  Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyampaikan bahwa langkah-langkah terstruktur telah dilakukan oleh Garuda dalam mencapai tujuan solidaritas dan keberagaman antarnegara. ”Menjadi sebuah kebanggaan dan makna tersendiri bagi kami sebagai national flag carrier dapat berperan aktif dalam menghubungkan pesan solidaritas kemanusiaan antarnegara,” ujar Irfan.  Dukungan ini juga turut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus menjalankan amanah dari Negara dalam mengemban tugas sebagai representasi Bangsa dengan berperan aktif di garda terdepan dalam misi diplomasi kemanusiaan. "Merupakan sebuah keniscayaan bagi Garuda Indonesia sebagai maskapai pembawa bendera bangsa untuk turut ambil bagian dalam peran aktif Negara menyuarakan nilai nilai kebangsaannya,"ujar Irfan.  Irfan juga menjelaskan bahwa salah satu peran aktif itu adalah dengan adanya misi kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan yang tentunya perlu didukung oleh aksesibilitas transportasi udara yang siap setiap saat dalam menjalankan tugas menghubungkan pesan solidaritas antar negara tersebut." Kami turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Humanitarian Flight ini mengingat banyak aspek teknis yang harus dipersiapkan secara matang untuk memastikan kelancaran terlaksananya humanitarian flight ini", kata Irfan. Tentunya prosedur pengiriman bantuan kemanusiaan ini telah melalui koordinasi intensif bersama pemangku kepentingan terkait dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan serta standar kelayakan pendistribusian kargo udara dalam kaitan perizinan pengiriman logistik antar negara. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini