Pelita Air Siap Jadi Tulang Punggung Penerbangan Domestik

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Kamis, 28 April 2022 | 23:17 WIB

Kabar BUMN -  Pelita Air resmi mengudara dan siap menjadi tulang punggung penerbangan domestik yang dapat bersaing secara global. Hal itu dikatakan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dalam acara lepas landas penerbangan reguler perdana pesawat Airbus 320-200.

Menurutnya, Pelita Air memiliki potensi penerbangan domestik di Indonesia yang sangat besar. Sebelum pandemi COVID-19, sebanyak 70 persen industri pariwisata Indonesia adalah domestik dan 28 persen turis internasional. Untuk itu, Pelita Air Service sebagai anak usaha BUMN harus memfokuskan diri menjadi salah satu tulang punggung untuk pembangunan industri penerbangan domestik.

“Hal ini merupakan potensi market yang sangat besar yang harus dimanfaatkan. Apalagi saat ini, ekonomi sudah mulai bangkit tetapi masyarakat mendapatkan tiket yang mahal. Karena itu, dari Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan Kementerian lain, kita bersepakat mengintervensi. Kita tidak mau market Indonesia yang besar ini juga menjadi monopoli atau oligopoli,” terang Erick.

Lebih lanjut, Erick Thohir menjelaskan bahwa penerbangan Pelita Air harus menjadi bagian dari paradigma baru untuk menyehatkan industri penerbangan Indonesia, dan tidak boleh terjadi kesalahan, sehingga harus dikelola dengan good corporate governance secara transparan dengan fokus marketdomestik sebagai sebuah kesempatan menjadi besar.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya integrasi holding pariwisata BUMN, bisa memastikan layanan maksimal, dengan infrastruktur yang dipunya saat ini seperti Airport dan diintegrasikan dengan domestic flight, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja secara konsisten di daerah.

Setelah penerbangan perdana dari Jakarta ke Bali, Pelita Air berencana akan membuka rute perjalanan ke destinasi wisata dan bisnis favorit lainnya di Indonesia. Oleh karena itu, Dendy Kurniawan selaku Direktur Utama PT Pelita Air Service meminta dukungan dari berbagai pihak.

“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Perhubungan yang telah mengeluarkan sertifikat layak terbang, Kementerian BUMN, dan PT Pertamina (Persero) sebagai induk usaha. Saya mengajak semua pihak terkait untuk sama-sama mendukung dan memajukan Pelita Air, agar dapat terus berkembang untuk memberikan kontribusi signifikan pada industri penerbangan nasional,” tutup Dendy.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini