Kabar BUMN - Mobile reader merupakan upaya peningkatan kapasitas gardu yang sudah ada, baik dengan sistem transaksi terbuka maupun sistem transaksi tertutup. Teknologi ini menggunakan alat transaksi pembayaran melalui uang elektronik (e-Money) berbentuk wireless atau tanpa kabel.
Alat canggih ini terbukti mengurangi waktu transaksi atau mempercepat transaksi pembayaran saat terjadi antrean kendaraan di gerbang tol. Tak hanya itu, juga bisa dimanfaatkan petugas untuk mendekati pengguna jalan tol yang sedang dalam antrean kendaraan saat di mulut gerbang tol.
Berguna sekali saat periode arus mudik dan balik Lebaran saat menuju ke wilayah kampung halamannya masing-masing. Nantinya, pengemudi cukup menempelkan kartu tol elektronik ke mobile reader yang dibawa oleh petugas sehingga pengguna jalan tidak perlu melakukan tapping di gardu dan dapat melanjutkan perjalanan.
Bukan hanya khusus melayani antrean saat arus mudik dan balik Lebaran, mobile reader juga membantu kelancaran transaksi yang kadang ditemukan antrean di hari-hari biasa. Setiap Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga memiliki teknologi mobile reader ini dalam mengantisipasi adanya antrean kendaraan saat melakukan transaksi di Gerbang Tol.
Pengguna hanya perlu memastikan saldo uang elektronik (e-money) terisi cukup sesuai tujuan perjalanan. Jika ingin mengisi saldo, pengguna mengisi secara mandiri melalui mobile banking ataupun gerai minimarket yang menyediakan jasa pengisian ulang saldo uang elektronik. Selain itu, di Gerbang Tol juga tersedia gerai Top Up bagi yang kehabisan saldo dalam keadaan darurat.