Menteri Koperasi dan UKM serta Menteri BUMN Optimalkan Belanja Produk KUMKM

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Senin, 9 Mei 2022 | 18:48 WIB

Kabar BUMN -  Kementerian Koperasi dan UKM mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi mengoptimalkan belanja produk lokal buatan koperasi dan UMKM. Salah satu aksi sinerginya yaitu dengan menteri BUMN, Erick Thohir.

Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UKM mengatakan anggaran BUMN untuk berbelanja produk koperasi dan UMKM khususnya untuk nilai tender di bawah Rp400 juta. "Produk UMKM saat ini mengikuti tren masyarakat yang menyukai produk unik dan langka. Sebab, sebagian besar KUMKM di Indonesia hasil produk artisan dengan keunikan dan diproduksi sedikit," katanya.

Oleh karena itu, Teten menyatakan bahwa produk UMKM tidak kalah dengan produk industri. Hal itu dikarenakan produk artisan akan menjadi keunggulan karena barangnya langka, sehingga semakin bagus. ia mendorong Kementerian atau lembaga dan BUMN agar mengoptimalkan belanja produk dan jasa KUMKM yang kini terus meningkatkan kualitas dan kuantitasnya. 

Lebih lanjut Teten menjelaskan, saat ini KemenKopUKM tengah menyiapkan hadirnya UMKM masa depan yang berbasis inovasi dan teknologi. Sehingga diharapkan, dapat memiliki daya saing dan siap untuk memasuki pasar global.

"Kita juga ingin siapkan the future SMEs kita yang berbasis inovasi teknologi. Roadmapnya sudah ada, sudah disiapkan dan tinggal kita bentuk kolaborasi dengan semua pihak. UMKM pun saat ini sedang dipromosikan dalam perhelatan Presidensi G20 Indonesia, yang menjadi momentum strategis dalam memperkenalkan produk UMKM unggulan ke mata dunia," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN, Erick Thohir menekankan bahwa sinergi antara KemenKopUKM dengan Kementerian BUMN akan terus dilakukan secara maksimal. Dalam hal ini, BUMN memiliki tiga tugas dari sisi pembiayaan, pendampingan, dan membuka akses pasar untuk UMKM. 

"BUMN sebetulnya tugasnya ada tiga yakni pembiayaan, pendampingan, dan membuka akses pasar, tetapi kita tidak mungkin membuka akses pasar sendiri tanpa dukungan kementerian lain, jadi perlu sinergi. BUMN juga berkomitmen untuk memajukan UMKM," jelas Erick.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini