PTPN X Targetkan 1.200 Ton Produksi Daun Kering

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Selasa, 10 Mei 2022 | 19:50 WIB

Kabar BUMN -  PTPN X menargetkan luas tanam sejumlah 650 hektare untuk produksi daum kering sebanyak 1.200 ton pada tahun 2022. Tak hanya itu, anak perusahaan Holding Perkebunan ini juga menargetkan kualitas (Natural Wrapper) mencapai 31 persen.

Hal itu dikatakan oleh Dimas Eko Prasetyo selaku SEVP Operation PTPN X saat penanaman perdana tembakau di Blok Curah Rejo G, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. “PTPN X terus berupaya untuk meningkatkan produksi dan kualitas dari komoditas tembakau miliknya,” katanya.

Lebih lanjut Dimas menuturkan bahwa di tahun 2022 ini, luas lahan tembakau sejumlah 650 hektare dan mengalami peningkatan 10 persen jika dibandingkan tahun 2021 lalu. Sedangkan dari kualitasnya, di tahun ini penerapan SOP pengelolaan tembakau dan monitoring serta evaluasi akan lebih ketat dilakukan. 

“Setiap SDM di kebun tembakau akan bergerak lebih tanggap dalam memantau dan menyelesaikan setiap kendala yang ditemui. Harapannya, kualitas tembakau PTPN X akan terus meningkat sehingga dapat memenuhi selera pasar dunia,” ujarnya.

Ungkapan senada juga turut disampaikan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, Imam Sudarwaji, yang memuji kualitas tembakau Jember. Hal tersebut menunjukkan, tembakau merupakan komoditas penting bagi perekonomian Kabupaten Jember. Imam juga mengimbau kualitas dan kuantitas tembakau harus terus dijaga.

Pada kegiatan tanam perdana dengan luasan lahan khusus Blok Curah Rejo G sendiri sejumlah 5.900 hektare dengan target produksi daun kering sebesar 10.600 Kg dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember Imam Sudarwaji, SEVP Operation PTPN X Dimas Eko Prasetyo, dan GM Kebun Tembakau PTPN X Dwi Aprila Sandi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini